Unit Pelaksana Teknis di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI

Kamis, 17 Februari 2022

Kepala Bapas Gorontalo Ikuti Peluncuran Program Piloting Penerapan Restorative Justice Bagi Pelaku Pidana Dewasa

 


Jakarta, Rabu (16/2) - Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas II Gorontalo Bapak RM Dwi Arnanto mengikuti kegiatan peluncuran program piloting penerapan restorative justice bagi pelaku dewasa yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan di Jakarta mulai tanggal 16 — 18 Februari 2022. 


Direktur Bimbingan Kemasyarakatan dan Pengentasan Anak Bapak Liberti Sitinjak menyampaikan, pendekatan retibutif yang menitikberatkan pada pemenjaraan, dinilai menjadi penyebab utama overcrowded (kelebihan penghuni) di sebagian besar Lapas dan Rutan di Indonesia. Terjadi kelebihan penghuni sebesar 105,5% yakni diisi oleh 271.512 orang, yang seharusnya memiliki kapasitas 132.107 orang. 


Kondisi seperti ini menyebabkan berbagai permasalahan seperti pelarian, kerusuhan, penyalahgunaan narkoba, pungutan liar, tingginya anggaran untuk menyediakan bahan makanan dan pembangunan lapas baru, belum optimalnya pemenuhan layanan kesehatan, peningkatan resiko residivis, belum optimal pembinaan kepribadian dan kemandirian. 


Keadilan restorative diharapkan mampu menjadi solusi dari akibat overcrowded ini. Oleh karena itu Ditjen Pas menerapkan piloting project restorative justice bagi pelaku pidana dewasa dengan melibatkan Balai Pemasyarakatan, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri dan Kepolisian Resor. 


#BapasGoAction

#kemenkumhamgorontalo

#KamiPasti

#SemakinPASTI

#KumhamPASTI

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Blog Archive

Definition List

Unordered List

Support