Unit Pelaksana Teknis di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI

Selasa, 30 November 2021

FGD dan Sosialisasi Aplikasi Teman Pokmas di Bapas Go Bersama Kadivpas

 



Gorontalo, Balai Pemasyarakatan Kelas II Gorontalo menyelenggarakan kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Penggunaan Aplikasi Teman Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas) Tahun 2021 yang diluncurkan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Gorontalo Bapak Bagus Kurniawan, Selasa (30/11).


Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Bapas Gorontalo dan dihadiri puluhan Pokmas Lipas yang bekerjasama dengan Bapas Gorontalo diantaranya Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo, Ketua LLK UKM Kota Gorontalo, Ketua LKS Ummu Syahidah, IPWL, LSM, LBH, UKM, Yayasan Al- Hidayah.


Kadivpas memberikan sambutan dan menjelaskan terkait partisipasi masyarakat dalam rangka pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan. Dalam melaksanakan pembinaan tidak hanya dilakukan oleh Petugas Pemasyarakatan mengingat keterbatasan SDM dan Anggaran. Peran serta unsur masyarakat sangat penting dalam rangka membantu Petugas Pemasyarakatan untuk melaksanakan pembinaan dan pembimbingan kepada WBP sehingga dapat diterima kembali oleh masyarakat serta lebih produktif.


Dalam rangka optimalisasi peranan Pokmas Lipas, maka dalam hal ini Kadivpas menjelaskan Aplikasi Teman Pokmas Lipas sebagai salah satu inovasi untuk mempermudah fungsi pengawasan kegiatan Pokmas Lipas yang ada di wilayah Provinsi Gorontalo.


Kadivpas berharap dengan adanya Pokmas Lipas dapat memberikan manfaat kepada Warga Binaan dan Klien Pemasyarakatan.

Share:

Senin, 29 November 2021

Kabapas Melakukan Konsultasi ke Ombudsman Gorontalo

 



Gorontalo, Senin (29/11) – Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas II Gorontalo didampingi Kaur TU dan Kasubsi BKD melakukan kunjungan ke Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo.


Dalam pertemuan ini diterima oleh Ibu Kurnia Kaharu mewakili Kepala Ombudsman Gorontalo. Kabapas juga ditemani oleh Kepala LPKA Gorontalo menyampaikan maksud kedatangan kali ini untuk berkonsultasi terkait persiapan Verifikasi Lapangan yang dilakukan oleh Tim Penilai Nasional (TPN) MenpanRB dan meminta kesediaan dari Ombudsman Gorontalo melakukan pendampingan di Bapas Gorontalo dan LPKA Gorontalo pada saat penilaian TPN.


Ibu Kurnia menjelaskan bahwa pelayanan juga dinilai dari survei Indeks Persepsi Korupsi dan Indeks Kepuasan Masyarakat, poin-poin penilaian dalam survei diharapkan bisa menjadi perhatian penuh dari masing-masing instansi untuk melakukan perbaikan pelayanan. Kedepan Ombudsman Gorontalo memiliki rencana untuk melaksanakan kunjungan ke Kantor Bapas Gorontalo untuk melihat Sarana dan Prasarana.

Share:

Minggu, 28 November 2021

Peringati HUT KORPRI, Bapas Go ikuti Apel Pagi Bersama Sekjen

 


Bertempat di Aula Bapas Gorontalo, Kabapas dan seluruh pegawai mengikuti kegiatan Apel Pagi bersama Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI Bapak Andap Budhi Revianto secara virtual zoom, Senin (29/11).


Bapak Sekjen memimpin apel diawali dengan memimpin doa kepada Tuhan Yang Maha Esa dilanjutkan penyampaian arahan diantaranya menjelang Hari Natal dan Tahun Baru diharapkan seluruh pegawai di lingkungan Kemenkumham dapat mematuhi aturan yang sudah ditetapkan pemerintah sejalan dengan naiknya level PPKM. “Para pimpinan harus menyebarkan optimisme dan semangat positif kepada seluruh  jajaran dibawahnya agar kita bisa melalui situasi pandemi yang sulit ini dengan baik, dengan tetap memberikan pelayanan dan kinerja yang terbaik”, ujar Andap.


Penyampaian selanjutnya terkait penyerapan anggaran 2021 harus diperhatikan dan memberikan laporan yang akuntabel. Pada tahun 2022 diharapkan resolusi yang harus lebih dari pada tahun sebelumnya agar seluruh jajaran Kemenkumham dapat melaksanakan berbagai aspek manajerial  dengan penuh tanggung jawab. Peran penting Humas untuk lebih aktif mempublikasikan berbagai pemberitaan positif diberbagai media terkait kinerja sehingga kegiatan yang kita lakukan ini untuk menangkal berita negatif yang beredar dan untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat.


Kemudian acara dilanjutkan sengan puncak peringatan HUT KORPRI ke – 50 dengan Tema “ASN Bersatu, Korpri Tangguh, Indonesia Tumbuh”

Share:

Kamis, 25 November 2021

Dukung Pemberdayaan Pokmas Lipas, Kabapas Dampingi Kadivpas Sowan Ke Ibu Gubernur

 


Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Gorontalo terus mendorong pemberdayaan Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas). Siang ini Kepala Divisi Pemasyarakatan beserta rombongan didampingi Kepala Bapas Gorontalo melakukan kunjungan silaturahmi ke Ibu Idah Syahidah di rumah dinas Gubernur Gorontalo.


Dalam lawatan ini Kadivpas ditemani oleh Kepala Seksi Pengawasan Klien Direktorat Bimbingan Kemasyarakatan Dan Pengentasan Anak Ditjen PAS, Kepala Bidang Pembinaan, PK Madya, Kasubsi BKD, dan PK Bapas Gorontalo. Maksud dan tujuan lawatan ini sendiri adalah upaya harmonisasi penggalangan dukungan pemberdayaan dan pengembangan Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas) di Provinsi Gorontalo. 


Seperti diketahui Yayasan Dharma Bhakti Ummu Syahidah yang dibina Idah Syahidah melalui IPWL Ummu Syahidah dan LKS Ummu Syahidah telah menjalin kerjasama yang sangat baik dengan Bapas Go dalam 2 tahun terakhir. 


Kadivpas mengapresiasi dukungan Idah Syahidah melalui yayasannya telah berkontribusi dalam pembinaan dan pembimbingan ADP dan Klien Pemasyarakatan. 


Dalam kesempatan ini juga dilakukan saling serah terima plakat penghargaan dari Bapas Go dan LKS Ummu Syahidah setelah sukses menyelenggarakan kegiatan KolaborAKSI sosialisasi, konseling, dan fun games di Gor Nani Wartabone bulan lalu.


Harapanya, dari pertemuan ini akan lebih mewujudkan kolaborAksi yang lebih maksimal serta program-program pembinaan dan pemberdayaan WBP maupun Klien Pemasyarakatan yang lebih baik.

Share:

Rabu, 24 November 2021

Bapas Go Ikuti Sosialisasi Penguatan Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas) Serta Launching Aplikasi Teman Pokmas Lipas

 



Bertempat di aula Pengayoman Kanwil Kemenkumham Gorontalo, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Bagus Kurniawan membuka kegiatan sosialisasi penguatan pokmas sekaligus launching aplikasi teman pokmas lipas, Kamis (25/11).


Kegiatan ini dihadiri oleh Pimti pratama Kantor Wilayah, Kepala UPT, perwakilan Pokmas Lipas dan PK Bapas. Dalam kegiatan sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber Kepala Subdirektorat Pembimbingan, Pengawasan Direktorat Bimbingan Kemasyarakatan dan Pengentasan Anak Dasep Rana Budi, dan Kepala Seksi Pengawasan Klien Direktorat Bimbingan Kemasyarakatan Dan Pengentasan Anak, Atiek Meikhurniawati.


Dalam kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama baru antara UPT Pemasyarakatan dengan Pokmas Lipas. Bapas Go sendiri menambah 5 Pokmas Baru untuk mendukung pembimbingan Klien Pemasyarakatan di tahun 2022. 


Kegiatan diikuti dengan launching aplikasi Teman Pokmas Lipas inisiasi Kepala Divisi Pemasyarakatan dan dilanjutkan dengan pemaparan sosialisasi terkait pokmas lipas yang disampaikan oleh narasumber dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Share:

Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Go Dampingi ABH di Tingkat Kepolisian

 



Gorontalo, Rabu (24/11) – Pembimbing Kemasyarakatan Pertama Abdul Karim Bapas Go melaksanakan pendampingan pemeriksaan awal terhadap Anak AN (16) dalam perkara Pencurian 362 KUHP di Unit Reskrim Polres Gorontalo.


Pihak yang hadir dalam pemeriksaan awal diantaranya PK Bapas, Penyidik, Orang Tua Anak, Anak serta Peksos. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku Anak dalam tindak pidana adalah pola asur dari orang tua. Kedua orang tua Anak memiliki pola asuh yang otoriter yang membuat Anak merasa terkekang dan merasa tidak nyaman berada di rumah. Sehingga menyebabkan Anak lebih cenderung memilih bergaul dengan teman diluar lingkungannya yang dianggap lebih memahami diri seorang Anak.


Hal ini yang melatarbelakangi terjadinya tindak pidana untuk pertama kali oleh Anak yaitu Pencurian Sepeda Motor yang dilakukan di Pasar.  Dari perbuatan Anak diancam pidana paling lama 5 tahun, oleh karena itu dapat memenuhi syarat untuk dilakukan Diversi. Upaya Diversi ini bertujuan untuk mencapai perdamaian antara Korban dan Anak diluar proses peradilan yang rencananya akan dilaksanakan pada minggu depan.


Para pihak berharap untuk proses Diversi yang akan datang dapat memperoleh kesepakatan yang terbaik bagi kedua belah pihak.

Share:

Selasa, 23 November 2021

PK dan APK Bapas Go Ikuti Sosialisasi Instrumen Asesmen Risiko dan Kebutuhan bagi Narapidana

  



Gorontalo, (23/11) Bapas Kelas II Gorontalo bersama Ipkemindo Wilayah Gorontalo menggelar kegiatan Sosialisasi Instrumen Asesmen Risiko dan Kebutuhan bagi Narapidana untuk Pembimbing Kemasyarakatan dan Asisten Pembimbing Kemasyarakatan di Aula Bapas Kelas II Gorontalo.


Kegiatan diikuti oleh seluruh pegawai Bapas Gorontalo, baik Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dan Asisten Pembimbing Kemasyarakatan (APK).


Kegiatan yang diselenggarakan oleh Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Wilayah Gorontalo ini untuk mensosialisasikan instrumen asesmen risiko dan kebutuhan bagi narapidana dan klien Pemasyarakatan berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Pemasyarakatan Nomor : PAS-71.PK.01.04.01 Tahun 2021.


Dalam sambutannya Kepala Bapas Kelas II Gorontalo, RM Dwi Arnanto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pengurus IPKEMINDO Wilayah Gorontalo atas pelaksanaan sosialisasi ini, yang tentunya dapat menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi PK dan APK di Bapas Kelas II Gorontalo, dimana tantangan tugas akan semakin berat dimasa yang akan datang, maka harus disikapi dengan sistem jemput bola dan tidak bosan untuk terus menimba ilmu.


Materi dipaparkan oleh Pembimbing Kemasyarakatan Pertama Oktavianus Supardi yang sebelumnya diawali dengan pengenalan lewat salinan draft Asesmen versi terbaru. Kemudian dilanjutkan dengan menyampaikan pentingnya menentukan tingkat risiko pada masing-masing narapidana dan klien untuk mengidentifikasi faktor kriminogenik serta menentukan program intervensi yang tepat sesuai kebutuhan.


Pada pemaparannya diperlihatkan perbedaan instrumen asesmen risiko yang cukup signifikan dari instrumen yang sebelumnya, utamanya terkait pola penggalian data informasi klien sesuai dengan risiko, jenis kelamin, dan tindak pidana yang dihadapi klien. 


Kegiatan Sosialisasi dilanjutkan dengan diskusi oleh narasumber dengan peserta. Diskusi berjalan interaktif dan hangat. Harapannya dengan adanya kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan bekal pemahaman kepada JFT PK dan APK Bapas Go agar lebih siap dan optimal dalam menjalankan tugasnya  sehingga intervensi program pembinaan dan pembimbingan bagi Warga Binaan maupun Klien Pemasyarakatan dapat lebih tepat sasaran dan maksimal.

Share:

Senin, 22 November 2021

Bapas Go ikuti Zoom Sinergi Humas Kemenkumham


Gorontalo, Selasa (23/11) – Kaur TU dan Tim Humas Bapas Go mengikuti Zoom kegiatan KUMHAM PR SUMMIT 2021 yang diselenggarakan oleh Biro Humas Hukum dan Kerja Sama Sekretariat Jenderal bersama Sekretariat Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM dengan tema “Sinergi Humas Kemenkumham untuk Indonesia Tangguh di Era Ekonomi Digital” di Hotel Shangri-La Jakarta.


Kegiatan Kumham Public Relation Summit 2021 dibuka oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM RI Prof. Edward Omar Sharif Hiariej. Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemberian penghargaan Indonesia Intellectual Property Awards (IIPA) 2021 dan PR Kumham Awards 2021 serta launching Aplikasi KI Komunal.


Plt. Dirjen Kekayaan Intelektual Bapak Razilu dalam sambutannya mengungkapkan bahwa peran strategis Kemenkumham di dalam sistem hukum nasional sering menjadi sorotan public, sehingga hal tersebut perlu diimbangi dengan manajemen kehumasan yang handal serta kompeten agar dapat membangun citra Kemenkumham yang baik dimata publik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.


“Sinergitas kehumasan merupakan pekerjaan rumah yang paling besar dalam membenahi manajemen kehumasan. Tanpa adanya sienergitas tersebut, strategi komunikasi yang diterapkan oleh Kemenkumham tidak mampu diturunkan keseluruh Satuan kerja”, ujar Razilu.


“Seluruh insan pengayoman harus mampu menjadi humas tersendiri bagi Kemenkumham dalam membangun citra positif dimata public. Terutama bagi pejabat serta seluruh jajaran kehumasan harus terus meningkatkan kapasitas serta pengetahuan sehingga mampu menjadi ujung tombak serta motor utama kehumasan di Kemenkumham”, tutupnya.

Share:

Banyak Kegiatan Positif ADP, Bapas Go lakukan Pengawasan dan Sidang TPP di LPKA

 



Gorontalo, Senin (22/11) – Kasubsi BKD dan Pembimbing Kemasyarakatan mengikuti Sidang TPP LPKA Gorontalo dan melaksanakan Pengawasan terhadap Anak Didik Pemasyarakatan (ADP).


Sidang TPP merupakan sarana evaluasi dalam tahap pembinaan sehingga diperlukan masukan dari berbagai pihak untuk mendapatkan hasil yang lebih objektif. Sidang dihadiri oleh perwakilan Bapas Go, Kasi Pembinaan dan Pejabat Struktural LPKA lainnya. Agenda sidang hari ini membahas pelaksanaan rekomendasi litmas diantaranya pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian terhadap ADP. Seluruh kuorum menyetujui hasil Sidang TPP dengan memberikan pembinaan sesuai rekomendasi litmas dari PK Bapas Go. Diharapkan ADP dapat mengikuti kegiatan pembinaan, mentaati aturan dan menyalurkan bakat serta minat yang dimiliki oleh ADP. LPKA Gorontalo juga memberikan masukan terkait pelaksanaan Sidang TPP yang akan datang bisa dilakukan secara daring agar lebih maksimal dan  menghemat waktu. 



PK Bapas Go sudah memahami ADP sejak  proses penyidikan sampai persidangan, oleh karena itu PK Bapas Go juga melakukan pengawasan terhadap ADP di LPKA dengan melakukan wawancara serta mengetahui kegiatan apa saja yang dilakukan di LPKA. Beberapa ADP masih mengikuti Pendidikan Paket C, hal ini merupakan bentuk komitmen dari LPKA dalam memberikan pelayanan Pendidikan agar tidak ada lagi Anak yang putus sekolah, Pendidikan merupakan hak dari Anak meskipun berada di dalam LPKA.

Share:

Jumat, 19 November 2021

Tempuh Jarak Ratusan Kilometer, Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Go melaksanakan Penelitian Kemasyarakatan

 


Gorontalo – Hari ini, Pembimbing Kemasyarakatan melaksanakan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) sebagai salah satu syarat reintegrasi, Jumat (19/11).


Kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Boalemo, PK Bapas mengunjungi rumah penjamin, pihak Kantor Kepala Desa dan Kepolisian Sektor Boliyohuto. Litmas dijalankan sesuai amanat Permenkumham Nomor 2 Tahun 2018 tentang Syarat dan tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat. Maka, Warga Binaan Pemasyarakatan yang telah memenuhi syarat telah menjalani 2/3 masa pidana dapat diusulkan memperoleh program reintegrasi.


Sebelumnya PK Bapas sudah melaksanakan penggalian data terhadap klien di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pohuwato. PK Bapas melakukan wawancara terhadap klien mengenai persiapan klien menuju reintegrasi, pembinaan yang didapatkan, mengukur rrsiko residivis untuk memastikan keamaan masyarakat. Penggalian data juga dilakukan terhadap petugas Lapas yang menjadi wali terhadap klien untuk mengetahui kegiatan serta pembinaan apa saja yang sudah dijalani oleh klien, sikap dan perilaku klien selama di dalam Lapas. 


Dengan dilaksanakannya Litmas Reintegrasi, PK Bapas dapat memberikan rekomendasi berupa jenis bimbingan yang tepat sasaran ketika klien sudah menjalani program reintegrasi. PK Bapas selalu berusaha secara profesional dalam bekerja dan semoga bisa bermanfaat bagi klien dan keluarganya.

Share:

Rabu, 17 November 2021

Bapas Go Terima 2 Klien Asimilasi Di Rumah

 


Gorontalo – Balai Pemasyarakatan Kelas II Gorontalo kembali menerima klien Asimilasi di Rumah dari Lapas Kelas IIA Gorontalo. Klien Asdir bahagia bisa berkumpul dengan istri dan anak, Rabu (17/11).


Program Asimilasi di Rumah merupayakan program dari Kemenkumham mendukung upaya Pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus covid-19 di dalam Rutan maupun Lapas. Melalui Permenkumham Nomor 24 Tahun 2021 memperpanjang program Asimilasi di Rumah sampai dengan tanggal 31 Desember 2021.


Beberapa syarat dasar klien memperoleh program asdir diantaranya tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin dan mengikuti  program pembinaan dengan baik selama di dalam Lapas. Namun untuk Warga Binaan Pemasyarakatan yang melakukan pengulangan tindak pidana atau residivis, perkara Korupsi dan perkara Terorisme dalam aturannya tidak diberikan program Asimilasi di Rumah.


Klien Asdir merasa bahagia dapat bertemu keluarga terutama istri dan anak. Klien sudah tidak sabar untuk kembali kerumah, tempat yang selalu di impikan untuk dituju kembali. Klien juga mengucapkan terima kasih kepada Bapas Gorontalo sudah diberikan pelayanan dengan baik dan ramah. Klien juga membacakan ikrar janji akan menjadi pribadi taat hukum saat menjalani asimilasi di rumah disaksikan Pembimbing Kemasyarakatan dan Penjamin.


Kabapas menitip salam kepada keluarga klien di rumah, semoga selalu diberikan kesehatan dan bisa kembali menata kehidupan keluarga secara utuh. Klien agar tetap mematuhi protokol kesehatan, aktif memberikan informasi kegiatan selama di menjalani asimilasi di rumah dan berkegiatan yang baik serta produktif agar dijauhkan dari hal-hal negatif.


Share:

Selasa, 16 November 2021

Pembimbing Kemasyarakatan Memberikan Bimbingan Klien Wajib Lapor



Gorontalo, Rabu (17/11) – Pembimbing Kemasyarakatan melaksanakan bimbingan dan konseling terhadap klien Bapas Go yang datang melapor. Klien melapor disambut oleh petugas duta layanan untuk diarahkan menuju ruang penerimaan. Kemudian klien dilakukan pencatatan di buku meel oleh petugas penerimaan dan petugas memanggil Pembimbing Kemasyarakatan yang membimbing klien tersebut. Di dalam ruang terpadu terdapan ruang bermain anak dan menyediakan minuman yang bisa dikonsumsi bagi klien.

Klien diarahkan menuju ruang registrasi untuk dilakukan pencatatan kehadiran bimbingan oleh petugas registrasi dan klien bisa sembari membaca buku yang disediakan di ruang registrasi. Kemudian klien dipersilakan duduk di ruang bimbingan oleh PK Bapas dan mendapatkan bimbingan serta konseling. PK Bapas memperoleh banyak informasi terkait kegiatan dari klien selama satu bulan menjalani program integrasi di lingkungannya. Klien diberikan konseling terkait kendala atau permasalahan yang sedang dihadapi, bagaimana harus menyikapi suatu keadaan secara bijak dan bisa diselesaikan. Klien integrasi melaksanakan kembali wajib lapor dibulan yang akan datang, PK Bapas selalu memberikan pesan agar terus bersemangat dalam menjalani hidup, rajin beribadah.

Sumber Daya Manusia yang unggul menjadi faktor penting dalam meningkatkan pelayanan demi meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Tahun 2021. Hal ini menjadi pemicu semangat seluruh pegawai Bapas Go untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat

Share:

Bapas Go ikuti Rapat Persiapan Sosialisasi dan Penandatanganan PKS Pokmas Lipas

 


Gorontalo, Selasa (16/11) – Kabapas, Kasubsi BKD dan Pembimbing Kemasyarakatan mengikuti Rapat  Persiapan Sosialisasi dan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pokmas Lipas di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Gorontalo.


Kadivpas Bagus Kurniawan memberikan penjelasan terakait konsep Pokmas Lipas karena sebagian Lapas belum mengetahui Hakekat Pokmas Lipas. Selain itu Kadivpas bersama Tim IT Divisi Pas memaparkan Aplikasi Teman Pokmas yang menjadi inovasi proyek perubahan dari Kadivpas. Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Pembinaan dan TI, Kabid Keamanan, Ka.UPT, PK Madya, pejabat eselon IV dan V lainnya.


Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pokmas Lipas direncanakan dilaksanakan pada tanggal 25 November 2021 di Kanwil Kemenkumham Gorontalo. Lapas dan Bapas diharapkan kedepan juga dapat bekerjasama dengan Pokmas Lipas lainnya agar program pembinaan  dan pembimbingan dapat berjalan dengan baik.

Share:

Minggu, 14 November 2021

Komitmen terhadap Kualitas Layanan, Klien Bapas Go Mengisi Survei IKM dan IPK



Gorontalo, Senin (15/11) – Klien Bapas Go mengisi Survei Indeks Kepuasan Masyarakat dan Indeks Persepsi Korupsi yang disediakan di Komputer Ruang Duta Layanan.


Sebelum mengisi survei, klien Bapas Go melaksanakan bimbingan wajib lapor kepada Pembimbing Kemasyarakatan. Pengisian survei IKM dan IPK menjadi bagian rutin bagi klien yang datang melapor, hal ini untuk mengetahui sampai sejauh mana perkembangan pelayanan yang diberikan oleh Bapas Go kepada klien.


Survei IKM dan IPK menjadi salah satu komponen utama bagi satker untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) tahun 2021. Setiap poin-poin penilaian dalam formulir Survei menjadi acuan dan data dukung bagi Tim Pokja Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Poin-poin tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Bapas Go dalam meningkatkan pelayanan publik.


Kabapas selalu mengingatkan disetiap apel pagi bahwa petugas pelayanan harus selalu stand by dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi klien. Petugas pelayanan harus tetap melayani dengan sepenuh hati, menerapkan 3S (senyum, sapa dan mengucapkan salam). Klien yang datang ke kantor Bapas Go akan merasa nyaman dan tenang jika sudah dilayani dengan baik.

Share:

Sabtu, 13 November 2021

Tetap Prima dan Produktif di Akhir Pekan, Bapas Go Terima Klien Bebas Asdir dan Integrasi dari Lapas

 


Gorontalo, Sabtu (13/11) – Pembimbing Kemasyarakatan melakukan proses penerimaan klien Asimilasi di Rumah (asdir) berjumlah 2 orang dari Lapas Pohuwato dan penerimaan klien PB dari Lapas Boalemo. Kegiatan penerimaan klien asdir dilakukan secara virtual Zoom mengingat jarak Lapas Pohuwato ke Bapas Go jauh dan untuk mempermudah pelayanan. Klien PB Lapas Boalemo diserah terimakan oleh petugas Lapas secara langsung di kantor Bapas Go.


Pelaksanaan penerimaan klien Asdir Lapas Pohuwato terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan berkas yang sebelumnya sudah dikirim melalui email dan whatsapp. PK Bapas Go memastikan bahwa penjamin masih ada hubungan keluarga dengan klien dan nomor telefon penjamin harus selalu aktif karena setiap seminggu sekali klien wajib untuk melapor melalui telefon atau videocall. Klien Asdir membacakan ikrar dihadapan petugas Lapas dan disaksikan secara virtual oleh PK Bapas. Diharapkan klien saat sampai di rumah untuk memberitahukan kepada PK Bapas berupa foto atau video sebagai bukti.


Penerimaan Klien Pembebasan Bersyarat dari Lapas Boalemo langsung diterima terlebih dahulu oleh petugas piket layanan sabtu. Berkas yang dibawa oleh petugas Lapas diperiksa terlebih dahulu kemudian dibuatkan berkas penerimaan di ruang Registrasi. Kemudian klien membacakan kontrak bimbingan disaksikan oleh Petugas Piket, Petugas Lapas dan Penjamin. Diharapkan selama menjalani program PB, klien dapat mematuhi peraturan. Setiap sebulan sekali wajib melapor ke kantor Bapas Go dengan membawa Kartu Melapor. Klien wajib datang ke kantor Bapas Go jika diundang dalam kegiatan yang berkaitan dengan pembimbingan kepribadian maupun kemandirian.


Klien Asdir dan PB merasa bahagia karena dapat berkumpul kembali kepada keluarganya. Kabapas selalu memberikan pesan kepada pegawai Bapas Go untuk selalu membantu klien dan terus melakukan pengawasan serta bimbingan kepada klien. Akan ada rasa kepuasan tersendiri jika kita bisa menolong orang lain dan diterima kembali oleh masyarakat.

Share:

Jelang Verlap TPN, Bapas Go Terus Bersolek dalam Sabtu Bersih

 


Gorontalo – Kabapas dan Pegawai Bapas Go melaksanakan kegiatan Sabtu Bersih di Area Kantor Bapas Go. Kegiatan ini untuk mempersiapkan kunjungan dari Tim Penilai Nasional menuju Zona Integritas WBK WBBM, Sabtu (13/11).


Halaman Kantor seperti tempat parkir dibersihkan dan dan taman dirapikan rumputnya dan tanamannya. Seluruh bagian kantor juga dibersihkan, dinding sebagian di cat ulang dan karpet masjid di cuci agar nyaman saat beribadah. Sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk memelihara dan merawat kantor, dilingkungan inilah pegawai Bapas Go mengabdi kepada Bangsa.


Kegiatan Kerja Bakti meningkatkan kekompakan dan persaudaraan di lingkungan Bapas Go sebagai wujud Bela Negara untuk menanamkan kecintaan terhadap lingkungan sekitar dengan menjaga kebersihan. Kabapas selalu mengingatkan kepada para pegawai untuk selalu peduli, Action dan menunjukkan loyalitasnya kepada Negara. Bapas Go bisa meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2021.

Share:

Jumat, 12 November 2021

PK Bapas Berhasil Laksanakan Diversi Klien Anak


Gorontalo, Jumat (12/11) – Pembimbing Kemasyarakatan Pertama Laksamana Dian Ariawan melaksanakan pendampingan Diversi terhadap klien Anak di Unit Lalu Lintas Polres Gorontalo dalam perkara Lakalantas. 


Dalam agenda Diversi hari ini dihadiri oleh Jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Gorontalo, Pembimbing Kemasyarakatan, Pekerja Sosial, klien Anak dan orang tua klien, orang tua korban. Klien Anak atas nama YP (15) dijerat pasal 310 ayat (4) Undang-undang No. 28 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengakibatkan Korban meninggal dunia.


PK Bapas sejak dilakukan pendampingan awal kepada klien Anak menjelaskan “Orang Tua Korban sudah memaafkan dan menyetujui damai dengan keluarga klien Anak karena korban dan klien adalah teman dekat. Klien dan Korban sebelumnya berboncengan mengendari sepeda motor namun menabrak mobil yang dari arah berlawanan. Klien Anak mengakui bahwa pada saat itu sedang belajar mengendarai sepeda motor milik korban. Namun saat mengendarai sepeda motor, klien Anak dan Korban juga menggunakan Handphone. Hal ini yang menjadi penyebab kecelakaan”. Dalam proses Diversi ini keluarga Korban dan keluarga Anak sepakat untuk menempatkan klien Anak menjalani Pendidikan dan Pelatihan di LKS Ummu Syahidah selama 3 minggu. 


Kepolisian dan Pembimbing Kemasyarakatan berharap keluarga klien Anak dan keluarga Korban tetap menjalin silaturahmi dengan baik. Kasus yang menimpa klien Anak menjadi pelajaran berharga bagi kedua keluarga. Orang tua perlu melakukan pengawasan dan mendidik anak agar tidak mengendarai kendaraan bermotor karena belum berusia 17 tahun. Anak merupakan masa depan bangsa dan keluarga, anak memiliki masa harapan hidup yang baik dan panjang.

Share:

Kamis, 11 November 2021

Jelang Menghadapi Penilaian TPN, Bapas Go ikuti Penguatan Pembangunan ZI dari Inspektur Jenderal

 



Gorontalo, Jumat (12/11) – Kabapas, Ketua ZI dan seluruh Tim Pokja mengikuti Zoom Penguatan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK WBBM Dalam Rangka Menghadapi Tim Penilai Nasional (TPN) dengan tema “Membangkitkan Optimisme Meraik WBK WBBM Untuk Kemenkumham Pasti”.


Bapak Inspektur Wilayah VI menyampaikan keyakinannya bahwa dari 143 yg telah ditentukan oleh TPN sebagai sampel sudah matang tentang persiapan. “Saya berharap kepada satker yg belum terpilih (diluar 143) untuk terus menjaga pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Satker untuk teliti kembali rekomendasi dari TPI apakah sudah ditindaklanjuti secara matang agar saat mendapatkan jadwal evaluasi sudah dapat disampaikan kepada TPN. 143 Satker merupakan representasi dr Kemenkumham dan menjadi perwakilan agar menjadi tolok ukur keberhasilan kemenkumham”. 


Inspektur Jenderla Kemenkumham Bapak Razilu Menyampaikan "Bahwa membangun Zona Integritas adalah memberikan yang terbaik berkaitan dengan Zero KKN, Zero Gratifikasi dan itu adalah Hakekat Zona Integritas. Seorang pemimpin harus menjadi Role Model dan para bawahan harus mendemonstrasikan kegiatan / kerjanya dengan baik. Metode sampling dari Menpan RB harus dikerjakan dengan baik bagi satker 143 yang terpilih. Kalau ada salah satu satker dari 143 gagal itu akan menjadi beban, berkontribusi memberikan kegagalan bagi sekian satker yang lain. Karena itu menjadi penentu, maka prioritaskan kegiatan ini, karena sebuah langkah strategis untuk meraih WBK WBBM.


Selanjutnya seluruh 143 satker diminta berdiri dan bersama-sama membacakan "Pernyataan Kebulatan Tekad Satker Sampel Penilaian TPN Tahun 2021". Bapak Razilu juga menyampaikan pernyataan dari Bapak Menteri yang berharap dari 143 satker sampel dapat lolos setidaknya 70% (Tujuh Puluh Persen) bahkan bisa lebih.

Share:

Rabu, 10 November 2021

Apel Siaga Back to Basics Pemasyarakatan di Lapas Pohuwato

 


Pohuwato, Kamis (11/11) – Kabapas bersama Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satopspatnal) Bapas Go mengikuti kegiatan Upacara Apel Siaga Back to Basics Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pohuwato.


Apel Siaga dimpimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Gorontalo dengan menyerahkan kartu Anggota Satopspatnal secara simbolis. Dalam kegiatan Apel Siaga ini dihadiri oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Gorontalo, Kapolres Pohuwato, Dandim 1313/Pohuwato, Ka.UPT Pas beserta jajaran Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Gorontalo. Kegiatan ini juga dilaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara lapas Pohuwato bersama Kodim 1313/Pohuwato dan Polres Pohuwato.


Kegiatan ini juga menampilkan peragaan beladiri oleh petugas Lapas Pohuwato, pasukan huru-hara Lapas Pohuwato dan beladiri oleh petugas Lapas Boalemo. Keamanan dan ketertiban seperti pencegahan gangguan kamtib melalui strategi pengamanan dan pengendalian sarana dan prasarana, patroli dan pengawalan menjadi bagian dari kegiatan Apel Siaga hari ini.


Tim Satopspatnal Bapas Go selalu memberikan contoh yang baik dan selalu memberikan masukan kepada pegawai Bapas Go untuk selalu menjaga kedisiplinan terutama dalam bekerja dan memakai baju dinas beratribut lengkap. Satopspatnal bapas Go sering dilibatkan dalam kegiatan penggeledahan di dalam Lapas sebagai bentuk sinergitas antar UPT Pemasyarakatan.

Share:

Bapas Go ikuti Penguatan Back to Basics Pemasyarakatan

 



Pohuwato, Kamis (11/11) – Kabapas bersama jajaran mengikuti kegiatan Penguatan Back to Basics yang diselenggarakan oleh Divisi Pemasyarakatan Gorontalo di Lapas Pohuwato, kegiatan ini juga diikuti oleh Pejabat Struktural dan Pegawai Bapas melalui daring zoom di Kantor Bapas Go.


Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Gorontalo menyampaikan kegiatan Penguatan Back to Basics Pemasyarakatan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Kemudian Kepala Divisi Pemasyarakatan memberikan materi tentang Pelaksanaan Prinsip Dasar Pemasyarakatan, isu strategis (latar belakang Back to Basics), anomaly data Pemasyarakatan dengan menjelaskan data fitur SDP Bapas. Kabid Binabim dan TI juga memberikan materi diantaranya semua UPT harus saling bersinergi terutama bagi Bapas agar lebih aktif menanyakan informasi pengusulan litmas bagi WBP tanpa harus menunggu pemberitahuan dari Lapas. Kabid Binabim dan TI juga menjelaskan kegiatan pelatihan kemandirian bagi WBP dari masing-masing Lapas, mengoptimalkan Pokmas Lipas yang sudah bekerja sama dengan Bapas Go. Pemaparan terakhir oleh Pembimbing Kemasyarakatan Madya menyampaikan pelaksanaan litmas PK Bapas, kelengkapan dokumen litmas, indikator dan data dukung litmas, pendampingan ABH, jenis-jenis pembimbingan klien, jenis-jenis pengawasan klien Anak dan dewasa.


Kepala Balai Pemayarakatan Kelas II Gorontalo langsung menginstruksikan kepada pegawai untuk menindaklanjuti arahan dari Kadivpas Gorontalo dalam melengkapi fitur SDP yang belum diisi atau belum dilengkapi. Kabapas juga menyampaikan kepada PK dan APK Bapas Go untuk selalu aktif dalam melaksanakan pembimbingan dan pengawasan terhadap klien Anak maupun dewasa.

Share:

Bapas Go Melaksanakan Koordinasi Dengan Kejaksaan Negeri Pohuwato

 


Pohuwato, Rabu (10/11) – Kasubsi BKD dan Pembimbing Kemasyarakatan melaksanakan Koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Pohuwato.


Bapas Go diterima dengan baik oleh Jaksa dari Kejari Pohuwato. Dalam koordinasi ini membahas Justice Collaborator (JC) bagi WBP yang akan diusulkan litmas asimilasi maupun integrasi. Kasubsi BKD menjelaskan bahwa dalam proses pembuatan litmas bagi WBP Narkotika maupun Korupsi masih belum lengkap surat JC dari Kejari. Oleh karena itu Bapas Go berkoodinasi terkait prosedur pengajuan JC. Pihak Kejari Pohuwato menyampaikan bahwa saat akan diajukan usulan JC terlebih dahulu menyurat dan koordinasi dengan Penyidik Kepolisian agar lebih jelas terkait WBP apakah sudah memberi bantuan dalam proses penyidikan. Setelah pihak Penyidik Kepolisian memberikan tanggapan dan dibuktikan bahwa benar WBP memberi bantuan selama proses penyidikan bisa diusulkan pengajuan JC tersebut kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato. Oleh sebab itu perlu adanya komunikasi yang baik antar instansi penegak hukum agar proses pengajuan Litmas dapat berjalan dengan baik.


Kasubsi BKD juga melakukan koordinasi terkait Surat P52 (Pemberitahuan Pelaksanaan Pelepasan Bersyarat) klien Bapas Go yang akan menjalani Program Integrasi. Kasubsi BKD berharap Surat P52 dapat diunduh di Website Kejari Pohuwato agar mempermudah proses penerimaan klien dari Lapas kepada Bapas Go. Surat P52 sangat penting karena sebagai bukti bahwa klien Bapas Go telah melaporkan kepada pihak Kejaksaan dan mempermudah dalam proses pengawasan klien selama menjalani program integrasi oleh Jaksa dan Pembimbing Kemasyarakatan.

Share:

Selasa, 09 November 2021

Pegawai Bapas Go ikuti Upacara Hari Pahlawan

 


Gorontalo, Rabu (10/11) – Kabapas dan seluruh jajaran mengikuti Upacara Hari Pahlawan di Halaman Kantor Wilayah Kemenkumham Gorontalo. Upacara ini berlangsung khidmat dan tertib sembari tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kegiatan ini diikuti oleh para Pimpinan Tinggi Pratama, para pejabat Kanwil, Ka.UPT dan seluruh pegawai.


Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Gorontalo Hantor Situmorang sebagai inspektur upacara menyampaikan Kutipan Amanat Menteri Sosial Tri Rismaharini “Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya yang kita peringati sebagai Hari Pahlawan ini harus kita contoh, dengan satu tekad, gigih berjuang dan pantang menyerah tanpa mengenal perbedaan apapun, serta tidak pernah peduli akan keterbatasan atau halangan. Para Pahlawan kita dengan gagah berani memilih melawan bombardir dari kapal perang dan pesawat tempur serta tank dan senjata canggih lainnya walau terkadang hanya dengan bambu runcing dan keyakinan yang tinggi untuk mempertahankan kemerdekaan, yang berbalut semboyan Merdeka atau Mati”.


Selamat Hari Pahlawan.

Tanamkan nilai-nilai kepahlawanan kepada diri kita untuk mengisi kemerdekaan. Kesampingkan ego pribadi demi tercapainya tujuan bersama yaitu “Proklamasi”.

Semangat membangun Negeri, Merdeka !

Share:

Senin, 08 November 2021

Bapas Go ikuti Sosialisasi Unit Pemberantasan Pungli dan Unit Pengendalian Gratifikasi

 


Gorontalo, Selasa (9/11) – Pegawai Bapas Go mengikuti kegiatan Sosialisasi  Unit Pemberantasan Pungli (UPP) dan Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Gorontalo Tahun Anggaran 2021. 

Kakanwil Kemenkumham Gorontalo Hantor Situmorang membuka kegiatan ini menyampaikan kepada seluruh satker agar dapat mengingatkan kepada seluruh jajarannya untuk menerapkan gaya hidup sederhana agar terhindar dari tindakan pungli maupun gratifikasi dan untuk para peserta kegiatan ini agar serius mengikuti sosialisasi agar bisa menerapkan di lingkungan kantor.

Sekretaris Inspektorat Jenderal menyampaikan materi Sosialisasi diantaranya latarbelakang terjadinya Pungli seperti ketidakpastian pelayanan, faktor ekonomi, penyalahgunaan wewenang, lemahnya sistem kontrol dan pengawasan, terbatasnya SDM. Sesitjen juga memberikan materi lain diantaranya area rawan pungli di UPT PAS, strategi pencegahan pungli, berbagai pengaduan masyarakat terkait pungli tahun 2021, memahami bedanya Gratifikasi Suap dan Pemerasan.



Share:

PK Bapas Melaksanakan Pendampingan Sidang Anak di PN Gorontalo



Gorontalo, Senin (8/11) – Pembimbing Kemasyarakatan Muda Bapas Go melaksanakan pendampingan siding terhadap klien Anak di Pengadilan Negeri Gorontalo dalam kasus Perlindungan Anak. Agenda sidang kali ini adalah pembacaan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) oleh PK Bapas Go dan pembacaan dakwaan dari Jaksa.

Dalam agenda sidang hari ini dihadiri oleh Hakim, Jaksa, Pembimbing Kemasyarakatan, Penasehat Hukum, Pekerja Sosial, klien Anak dan Orang Tua. PK Bapas menyampaikan materi Litmas diantaranya latar belakang hingga terjadinya tindak pidana Perlindungan Anak.  Beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku Anak diantaranya pola asuh orang tua, pengaruh lingkungan dan pertemanan. Diakhir pembacaan Litmas, PK Bapas menyampaikan hasil rekomendasi Litmas yang menjadi bahan pertimbangan Hakim dalam membuat Putusan. Diakhir  sidang, Hakim menyampaikan agenda sidang selanjutnya adalah menghadirkan barang bukti tindak pidana.

Dari kasus ini kita belajar bahwa begitu pentingnya pola asuh dan pengaruh lingkungan dalam perkembangan Anak dimasa yang akan dating. Maka dari itu, perlu adanya komunikasi positif dan pola asuh yang baik dari kedua orang tua sehingga anak dapat terhindar dari perbuatan melanggar hukum.

Share:

Minggu, 07 November 2021

Kadivpas memberikan penguatan kepada JFT PK dan APK Bapas Go

 



Gorontalo, Senin (8/11) - Kepala Divisi Pemasyarakatan Gorontalo Bagus Kurniawan memberikan penguatan kepada seluruh JFT Pembimbing Kemasyarakatan dan Asisten Pembimbing Kemasyarakatan di Aula Bapas Gorontalo. 

Turut hadir Kabapas, Kabid Pembinaan, Bimbingan dan TI, PK Madya, dan Kasubbid Bimpas. Kadivpas memberikan penguatan tentang penerapan tugas dan fungsi PK dan APK Bapas menjelang akhir tahun 2021 terutama dalam pengawasan dan pembimbingan klien Bapas Go.

Kadivpas berharap PK dan APK Bapas sebagai garda terdepan di Pemasyarakatan dapat menunjukkan kinerja yang optimal, berintegrias dan profesional. Bapas Go lebih aktif dalam program pembimbingan kepada klien dengan memaksimalkan Pokmas Lipas

Kabid Pembinaan, Bim dan TI juga mengecek kesiapan Bapas Go berpartisipasi kegiatan Webinar di Lapas Pohuwato pada hari Kamis 11 November 2021 dan pelaksanaan Asessment kepada Warga Binaan Pemasyarakatan.

Share:

Kamis, 04 November 2021

PK Bapas Go mengikuti FGD Pencegahan Seksual Terhadap Anak


Gorontalo, Kamis (4/11) – Pembimbing Kemasyarakatan Oktavianus Supardi mengikuti Forum Group Discussion Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (KTP/A) Termasuk Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang diselenggarakan oleh Dinas  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gorontalo di Angelato Cafe dengan tema “Edukasi Pencegahan Seksual Terhadap Anak Melalui Lorong Ramah Perempuan Peduli Anak”.


Kegiatan ini dihadiri oleh 19 instansi terkait seperti Kejaksaan, Kepolisian. Pengacara, Tokoh Agama, Psikolog, Dinas Sosial, Dokter, dll. Kegiatan diskusi ini membahas rencana kegiatan Pemkab Gorontalo di tahun 2022 membuat titik (desa/ kelurahan) untuk memberikan sosialisasi ramah terhadap perempuan dan anak. Seluruh perwakilan menyampaikan saran dan masukan kepada forum, dalam kesempatan ini PK Bapas Go menyampaikan 3 hal, yang pertama Kabupaten Gorontalo belum tersedia LPKS untuk tempat penitipan Anak dan selama ini dititipkan di LPKS Kota Gorontalo, yang kedua wilayah kerja Bapas Go di seluruh Kab/kota di Provinsi Gorontalo menjadi kendala mengingat SDM yang terbatas, yang ketiga masih kurangnya kesadaran masyarakat dan pemerintah desa/ kelurahan dalam melakukan pengawasan terhadap klien Anak yang tidak hidup tertib di masyarakat.


Tahun 2022 Bapas Go siap berpartisipasi dalam kegiatan sosialisasi bersama instansi lain se Kabupaten Gorontalo. Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas II Gorontalo sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini agar PK Bapas Go berperan banyak dalam mewujudkan lingkungan ramah perempuan dan anak.

Share:

Rabu, 03 November 2021

Klien Bapas Go Diberikan Pelatihan Kemandirian Cara Menanam Sayuran Hidroponik



Gorontalo, Kamis (4/11) - Klien wajib lapor Bapas Go diberikan pelatihan kemandirian cara menanam sayuran sawi hidroponik. Klien sebelumnya sudah melaksanakan bimbingan dan konseling dari PK Bapas dan memiliki bakat di bidang pertanian. Oleh karena itu PK Bapas Go memberikan pelatihan tersebut kepada klien.


Klien diberikan materi dan instruksi dari pegawai Bapas tentang cara menanam sayuran hidroponik. Bahan-bahan yang disediakan antara lain bibit sawi, spon, pot hidroponik, pipa, gunting, cutter, larutan nutrisi dan pisau. Klien diajarkan langsung oleh pegawai Bapas Go mempraktikkan cara menanam sawi. Bibit sawi ditanam di dalam spon yang sudah dilubangi dan diberikan nutrisi, kemudian dimasukkan kedalam pot. Kemudian bibit ditempatkan di media yang sebelumnya sudah dipakai agar tanaman mudah beradaptasi. Proses penanaman ini membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian agar akar sawi tidak terputus. Pemanenan memakan waktu kurang lebih 3 bulan setelah hari tanam, cara memanen langsung dicabut dari pot hidroponik.


Meskipun dalam cuaca panas, klien tetap semangat dan antusias karena telah diberikan pelatihan kemandirian penanaman sayuran hidroponik. Di akhir kegiatan, peserta menampilkan karyanya kepada Kabapas dan para pegawai Bapas Go. Kabapas berharap klien dapat mengaplikasikan di rumahnya mengingat klien memiliki lahan untuk menanam sayuran hidprononik. Kabapas juga menyampaikan kepada seluruh pegawai Bapas Go untuk ikut belajar cara menanam sayuran hidroponik untuk mempermudah dalam memberikan bekal pelatihan kemandirian.

Share:

Blog Archive

Definition List

Unordered List

Support