Unit Pelaksana Teknis di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI

Jumat, 31 Desember 2021

Bapas Gorontalo Ikuti Sosialisasi Perpanjangan Program Asimilasi di Rumah

 


Gorontalo – Sehubungan terbitnya Permenkumham Nomor 43 Tahun 2021 Tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat Bagi Narapidana dan Anak dalam Rangka Pencegahan Covid-19, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menyelenggarakan Sosialisai secara virtual zoom. Jumat (31/12)


Sosialisasi diikuti oleh Kabapas, Pejabat Struktural dan JFT PK dan APK di Aula Bapas Gorontalo melalui zoom meeting. Terdapat beberapa perubahan yaitu beberapa pasal dari Permenkumham 32 Tahun 2020, perubahan ini dilatarbelakangi oleh upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19 bagi narapidana dan Anak di Lapas/Rutan/LPKA. Selain itu hak reintegrasi dalam Permenkumham No 43 Tahun 2021 menjangkau narapidana yang telah menjalani 2/3 masa pidananya dan 1/2 masa pidana bagi Anak sampai dengan tanggal 30 Juni 2022.


Asimilasi tidak diberikan kepada Narapidana dengan ketentuan pasal 11 Ayat 1 : 

a. narkotika, prekursor narkotika, dan psikotorpika;

b. terorisme;

c. korupsi;

d. kejahatan terhadap keamanan negara;

e. kejahatan hak asasi manusia berat;

f. kejahatan transnasional teroganisasi lainnya.


Pasal 11 ayat 2 :

Narapidana yang melakukan tindak pidana narkotika, prekusor narkotika, dan psikotropika sebagiaman dimaksud pada ayat (1) huruf a hanya berlaku bagi Narapidana yang dipidana dengan pidana penjuara paling singkat 5 (lima) tahun.


Pasal 11 ayat 3 :

Selain tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Asimilasi tidak diberikan kepada Narapidana/Anak yang melakukan tindak pidana :

a. pembunuhan Pasal 339 dan Pasal 340 KUHP;

b. pencurian dengan kekerasan Pasal 365 KUHP;

c. kesusilaan Pasal 285 sampai dengan Pasal 290 KUHP; atau

d. kesusilaan terhadap Anak sebagai korban Pasal 81 dan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang.


Pasal 11 ayat 4 :

Selain pengecualian sebagaimana dimaksud pada ayat (3), Asimilasi tidak diberikan kepada Narapidana/Anak yang melakukan pengulangan suatu tindak pidana, serta tindak pidana yang dilakukan sebelumnya telah dijatuhi pidana dan telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Share:

Selasa, 28 Desember 2021

Bapas Gorontalo Mengikuti Refleksi Akhir Tahun 2021 Kemenkumham RI

 


Gorontalo, Rabu (29/12) - Kabapas dan seluruh jajaran pegawai Bapas Gorontalo mengikuti kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2021 Kemenkumham RI yang dilaksanakan secara virtual zoom di Aula Bapas Gorontalo.


Dalam sambutannya, Menteri Hukum dan HAM RI menyampaikan Prestasi Kemenkumham RI sepanjang Tahun 2021  diantaranya WTP dari BPK 10 kali berturut-turut, 6 Satker meraih WBBM dan 49 Satker meraih WBK Tahun 2021 dari Menpan RB, penghargaan KPK atas pelaporan dan pengendalian gratifikasi, dan puluhan penghargaan lainnya.


Bapak Menteri Yasonna H. Laoly menyampaikan “ Refleksi Akhir Tahun ini adalah sebagai wujud akuntabilitas dan transparansi atas pelaksanaan kinerja Kemenkumham selama Tahun Anggaran 2021” ujarnya. Tahun 2021 merupakan tahun yang berat dan penuh tantangan, diantaranya badai covid-19 membuat krisis kesehatan dunia, termasuk krisis ekonomi.


Berbagai upaya pengendalian dilakukan untuk menekan jumlah penyebaran Covid-19, mulai dari pemberian obat-obatan dan vaksin seluruh pegawai serta Warga Binaan Pemasyarakatan. Pandemi ini memaksa untuk bekerja keras dengan menerapkan kebiasaan baru dengan mempermudah proses pelayanan mengoptimalkan digitalisasi sehingga meminimalisir penyebaran Covid-19.


Bapak Menteri mengucapkan terima kasih atas kerja keras, kerja sama, kemauan, inovasi seluruh jajaran. Bersama-sama menjaga kesehatan dan mampu menyelesaikan target tahun 2022 dengan baik.

Share:

Senin, 27 Desember 2021

Menuju WBBM Tahun 2022, Kabapas Koordinasi dengan Ketua Ombudsman Gorontalo



Gorontalo, Selasa (28/12) – Kabapas di dampingi Kasubsi BKD dan PK Muda melakukan koordinasi dengan Ombudsman RI Perwakilan Gorontalo.


Bapas Gorontalo diterima oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Gorontalo Bapak Alim S Niode. Kabapas menyampaikan bahwa Bapas Gorontalo telah meraih Penghargaan Predikat Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) Tahun 2021 dari Menpan RB oleh karena itu perlu koordinasi dengan Ombudsman terkait peningkatan kualitas pelayanan Bapas Gorontalo menghadapi tahun 2022 menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani Tahun 2022.


Kabapas menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ombudsman Gorontalo atas dukungan penuh sehingga Bapas Gorontalo mampu meriah Predikat WBK Tahun 2021. Kepala Ombudsman menyambut baik kunjungan dari Bapas Gorontalo dan mengucapkan selamat atas prestasi meraih predikat WBK tahun 2021. Kepala Ombudsman menyampaikan bahwa konsistensi pelayanan yang baik dari Bapas Gorontalo sebagai kunci utama meriah predikat WBK Tahun 2021. Oleh karena itu dalam usaha meraih WBBM Tahun 2021 perlu diperhatikan hal-hal detail diantaranya pelayanan terhadap penyandang disabilitas, pengguna fasilitas ruang laktasi, tempat beribadah dan ruang bermain bagi anak. Jangan sampai terabaikan karena justru hal tersebut menjadi perhatian dari Tim Penilai Nasional (TPN).


Kepala Ombudsman sangat mengapresiasi atas kinerja Bapas Gorontalo dalam menjaga kualitas pelayanan publik dan mendoakan Bapas Gorontalo meraih predikat WBBM tahun 2022 serta naik menjadi Bapas Kelas I Gorontalo.

Share:

Kabapas Lakukan Evaluasi dan Penguatan Kinerja JFT PK dan APK setelah Apel Pagi

 


Gorontalo, Senin (27/12) – Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas II Gorontalo melakukan Evaluasi dan Penguatan terhadap kinerja JFT Pembimbing Kemasyarakatan dan Asisten Pembimbing Kemasyarakatan setelah melaksanakan Apel Pagi di Halaman Kantor Bapas Gorontalo.


Kabapas mengingatkan akan pentingnya tugas dari JFT PK dan APK demi mendorong kualitas pelayanan. “Profesionalisme dari JFT PK dan APK perlu dijaga dan tugas yang telah dilaksanakan dapat dipertanggungjawabkan. Berikan pelayanan terbaik bagi klien Bapas Gorontalo dan masyarakat, jangan cepat puas dengan kinerjanya. JFT PK dan APK harus selalu melakukan evaluasi diri sebagai pengingat bahwa jabatan ini adalah amanah dan merupakan jabatan pilihan dari bapak/ibu itu sendiri” ujarnya.


Kabapas menekankan pentingnya pemahaman lintas keilmuan para JFT PK dan APK. Ilmu Hukum, Kriminologi, Psikologi, maupun Sosiologi harus dikuasai oleh JFT PK dan APK, karena jika ilmu ini dikuasai maka pelayanan yang diberikan kepada klien maupun masyarakat sangat berkualitas. Tugas JFT PK dan APK diantaranya melaksanakan litmas, bimbingan, melakukan asessmen harus dilakukan secara mendalam agar program pembimbingan atau rekomendasi hasil asessmen resiko dapat dipertanggungjawabkan.

Share:

Kamis, 23 Desember 2021

Bapas Go ikuti Refleksi dan Penguatan Kewaspadaan menjelang NATARU 2021

 


Gorontalo (23/12) – Menjelang Natal dan Tahun baru (Nataru), Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas II Gorontalo didampingi oleh Kasubsi BKD mengikuti  refleksi dan penguatan kewaspadaan menjelang NATARU 2021 yang diselenggarakan oleh Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Gorontalo. 


Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (ka. UPT) dan eselon V serta perwakilan staff yang terhubung secara virtual.


Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Gorontalo, Hantor Situmorang memberikan arahan dan penguatan langsung didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan  Bagus Kurniawan beserta jajaran Divisi Pemasyarakatan.


Dalam kesempatan ini, ada beberapa poin yang menjadi perhatian Kakanwil seperti Cuti jelang NATARU, langkah-langkah pengamanan jelang NATARU serta evaluasi pelaksanaan tugas 2021 dan kesiapan ditahun 2022.


 Selain kesiapan menjelang NATARU, Kakanwil juga mengevaluasi kinerja di UPT di tahun 2021 baik terkait penyerapan anggaran maupun tupoksi kinerja agar diselesaikan sesuai target kinerja.

 

Kemudian Kadivpas menambahkan kepada seluruh jajaran agar apa yang menjadi atensi pimpinan untuk dilaksanakan sebaik mungkin.


Dengan adanya kegiatan ini diharapkan momen nataru di lingkungan Kanwil Kemenkumham Gorontalo dapat berjalan dengan kondusif serta apa yang menjadi evaluasi agar segera dapat ditindaklanjuti dengan baik.

Share:

Rabu, 22 Desember 2021

Bapas Gorontalo Ikuti Apel Kesiapan Pegawai Akhir Tahun 2021




Gorontalo Rabu (22/12),  Balai Pemasyarakatan Kelas II Gorontalo mengikuti Apel Kesiapan Pegawai Akhir tahun 2021 Kementerian Hukum dan Ham secara daring di Aula Bapas. Kegiatan Apel ini dipimpin langsung oleh Sekertaris Jenderal Kemenkumham, Komjen Andap Budi Revianto.


Dalam sambutannya, Sekjen Kemenkumham berpesan bahwa walaupun dalam kondisi pandemi covid-19, jajaran Kemenkumham harus tetap produktif disertai dengan kewaspadaan terhadap penyebaran covid-19. "Kita harus sehat dan kita harus tetap produktif", Tutur Andap 


Selanjutnya Andap juga menyampaikan terkait kedarutan jika terjadi suatu kejadian yang diluar kendali, proses identifikasi menyusun rencana kedepan didasari potensi keadaan yang mungkin akan terjadi. Jika dihadapkan pada satu kondisi unpredictable (yang tidak terprediksi), maka harus bisa dan mampu untum menanggulangi kondisi tersebut. Baik dari segi SOP, mitigasi, prevensi, dan langkah antisipasi.


Tidak lupa, sebelum menutup apel ini, Andap juga mengucapkan Selamar memperingati hari ibu tahun 2021, Perempuan Berdaya, Indonesia Maju.



#KumhamPasti 

#bapasgorontaloPASTIWBKWBBM ] 

Share:

Senin, 20 Desember 2021

28 Satker Pemasyarakatan Sandang Predikat WBK/WBBM, Momentum Tingkatkan Kualitas Pelayanan



*Jakarta, INFO_PAS* – Satu tahun berproses dalam membangun Zona Integritas, 28 satuan kerja (satker) Pemasyarakatan di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di tahun 2021. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, menyerahkan langsung penghargaan atas capaian ini kepada 26 satker WBK dan 2 satker WBBM di jajaran Pemasyarakatan, Senin (20/12).


Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Reynhard Silitonga, mengapresiasi capaian kinerja seluruh satker Pemasyarakatan, termasuk jajarannya pada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) yang juga dianugerahi predikat WBK. “Capaian dan penghargaan ini adalah prestasi dari hasil kerja keras seluruh jajaran Ditjenpas dan satker Pemasyarakatan lainnya, mulai dari jajaran pimpinan tinggi hingga seluruh pegawai,” tuturnya.


Bukan sekadar prestasi, menyandang predikat baru WBK dan WBBM menjadi tanggung jawab lebih bagi Ditjenpas dan satker Pemasyarakatan lainnya untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan publik agar manfaatnya dapat selalu dirasakan oleh masyarakat. “Akan semakin banyak tantangan yang dihadapi, namun dengan semangat kebersamaan dan melayani, kita bisa terus meningkatkan kualitas kinerja dan berdampak pada peningkatan pelayanan bagi masyarakat di bidang Pemasyarakatan,” imbuh Dirjenpas.


Penghargaan diberikan kepada seluruh satker penerima predikat WBK/WBBM dalam acara Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas menuju WBK/WBBM Tahun 2021 kepada 49 satker Pemasyarakatan peraih WBK:

1. Ditjenpas;

2. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya;

3. Lapas Kelas I Palembang;

4. Lapas Kelas IIA Mataram;

5. Lapas Kelas IIA Kotabumi

6. Lapas Kelas IIA Kalianda;

7. Lapas Kelas IIA Bogor;

8. Lapas Kelas IIB Sleman;

9. Lapas Kelas IIB Pasuruan;

10. Lapas Kelas IIB Mojokerto;

11. Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang;

12. Lapas Perempuan Kelas IIA Kupang;

13. Rumah Tahanan Negara Perempuan Kelas IIA Medan;

14. Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Malang;

15. Bapas Kelas I Surabaya;

16. Bapas Kelas I Palembang;

17. Bapas Kelas II Pati;

18. Bapas Kelas II Magelang;

19. Bapas Kelas II Pangkalan Bun;

20. Bapas Kelas II Balikpapan;

21. Bapas Kelas II Karangasem;

22. Bapas Kelas II Kendari;

23. Bapas Kelas II Gorontalo;

24. Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Surabaya;

25. Rupbasan Kelas I Cirebon;

26. Rupbasan Kelas II Probolinggo.


Sementara dua satker Pemasyarakatan penerima predikat WBBM adalah:

1. Lapas Kelas I Cirebon;

2. Rupbasan Kelas II Wates.


Capaian ini semakin menambah daftar panjang prestasi satker Pemasyarakatan yang berhasil meraih predikat WBK dan WBBM sejak tahun 2015. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 79 satker telah berpredikat WBK dan 6 satker berpredikat WBBM.

Share:

Bapas Gorontalo Raih Penghargaan Predikat Zona Integritas menuju WBK Tahun 2021

 



Senin (20/12), Balai Pemasyarakatan Kelas II Gorontalo menerima penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2021. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas menuju WBK/WBBM 2021 dan diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo secara Hybrid (daring dan luring).

Predikat WBK adalah predikat yang diberikan kepada unit kerja yang memenuhi sebagian besar kriteria dalam mengimplementasikan enam area perubahan program reformasi birokrasi serta telah mampu mencegah terjadinya korupsi, kolusi, dan nepotisme. Enam area perubahan tersebut adalah manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen sumber daya manusia, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja.



Penghargaan ini diterima bersama dengan 558 unit kerja agen pelopor perubahan birokrasi berpredikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) diseluruh Indonesia. Dengan rincian Sebanyak 486 unit kerja ditetapkan sebagai WBK dan 72 unit kerja mendapat predikat WBBM.

Apresiasi dan penganugerahan ini menjadi kado istimewa di akhir tahun bagi Bapas Gorontalo, dengan harapan Penghargaan dan predikat ini menjadi pelecut semangat bagi seluruh jajaran Bapas Gorontalo agar selalu menegedepankan integritas dalam berkinerja serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Share:

Minggu, 19 Desember 2021

Bapas Gorontalo Ikuti Upacara Hari Bela Negara Tahun 2021

 


Senin (20/12), Bertempat di Halaman Upacara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Gorontalo, Seluruh Pegawai Bapas Gorontalo bersama pegawai Kanwil Kemenkumham Gorontalo dan Kantor Imigrasi Gorontalo ikuti Upacara dalam rangka memeperingati Hari Bela Negara ke-73 Tahun 2021. Peringatan hari bela negara tahun ini mengambil tema “semangat Bela Negaraku, Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh”.


Bertindak langsung sebagai inspektur upacara adalah Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Gorontalo Bagus Kurniawan menyampaikan Pidato Presiden Republik indonesia yang berisi ajakan untuk seluruh rakyat indonesia untuk bersama-sama menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan semangat bela negara .


Harapanya peringatan hari bela negara ini dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan semangat bersama dalam membela negara dan bangsa dengan salah wujudnya yaitu bahu membahu dalam menghadapi kesulitan dimasa pandemi dan berkembang untuk maju bersama-sama.

Share:

Rabu, 15 Desember 2021

Antusiasme Klien Anak jalani WLK di Sarana Kemandirian Klien Bapas Go.

 


Gorontalo (15/12), Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Gorontalo melakukan pembimbingan dan pengawasan Klien Anak yang menjalani Wajib Latihan Kerja (WLK) Pengganti Denda. WLK kali ini terasa sepesial karena dilaksanakan langsung di Bapas Gorontalo, tepatnya di sarana Kemandirian Klien berupa Budidaya ikan air tawar dan tanaman hidroponik.



Klien Anak nampak antusias dalam kegiatan ini, mereka di awasi dan dibimbing langsung oleh PK Bapas Go. Mereka mendapat materi dan praktek langsung antara lain cara penanaman bibit tanaman hidroponik, cara mengatur sirkulasi air, pemberian pakan ikan yang benar, pembersihan kolam dll.


Harapanya dari menjalani WLK di Bapas ini, dapat memberikan keterampilan dan skill serta nilai budaya kerja keras yang nantinya dapat bermanfaat bagi kehidupan Klien Anak di masa yang akan datang.

Share:

Jumat, 10 Desember 2021

Peringati Hari HAM Sedunia ke – 73, Bapas Go raih Penghargaan P2HAM tahun 2021



Gorontalo, Jumat (10/12) – Balai Pemasyarakatan Kelas II Gorontalo ikuti kegiatan peringatan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia ke – 73 Tahun 2021 secara Zoom yang dipusatkan di Graha Pengayoman Kementerian Hukum dan HAM.


Kabapas mengikuti kegiatan melalui Zoom di Aula Kanwil Kemenkumham Gorontalo bersama Kakanwil beserta Ka.UPT lainnya dan untuk seluruh pegawai Bapas Gorontalo mengikuti di Aula Bapas. Adapun Tema dalam kegiatan ini adalah “Equality : Reducing Inequalities, Advancing Humas Right”.


Kegiatan ini meliputi penayangan video Kinerja Pemajuan HAM, Laporan oleh Dirjan HAM, penayangan video penerima penghargaan pelayanan publik berbasis HAM Tahun 2021, penyerahan penghargaan oleh Menteri Hukum dan HAM didampingi Wakil Menteri Hukum dan HAM, dilanjutkan dengan sambutan Menteri Hukum dan HAM serta testimoni para Menteri dan perwakilan Kemenkumham.


Kabapas menerima penghargaan untuk Balai Pemasyarakatan Kelas II Gorontalo sebagai Unit Pelaksana Teknis Yang Telah Melaksanakan  Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia Tahun 2021 dari Menteri Hukum dan HAM RI, penghargaan ini di serahkan oleh Bapak Kepala Kanwil Kemenkumham Gorontalo.


Kiranya Peringatan ke-73 tahun Hak Asasi Manusia ini memacu semangat kita dalam membangun kembali Pemajuan Hak Asasi Manusia demi menghapus kesenjangan dengan sinergi, kolaborasi, dan solidaritas.

Share:

Kamis, 09 Desember 2021

Diversi Klien Anak di Kejaksaan Berhasil, PK Bapas Selamatkan Masa Depan Anak



Gorontalo, Kamis (9/12) – Pembimbing Kemasyarakatan Pertama Erwin Prakosa melaksanakan Pendampingan Diversi 2 klien Anak di Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo dalam perkara pencurian.


Diversi yang dilaksanakan di Kejari Kota Gorontalo dihadiri oleh Jaksa, PK Bapas, Klien Anak, Keluarga Anak, Korban, Penasehat Hukum, Peksos. Klien Anak inisial DFP dan PA dijerat dengan pasal 362 KUHP jo 55 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun. Oleh karena itu perkara ini dapat diselesaikan secara Musyawarah Diversi.


PK Bapas sudah melaksanakan pendampingan sejak awal pemeriksaaan di Kepolisian Resor Gorontalo Kota hingga dilaksanakan Upaya Diversi antara kedua belah pihak. 30 November 2021 saat dilaksanakan Upaya Diversi, pihak korban menginginkan ganti rugi senilai 3 juta rupiah karena handphone yang dicuri oleh klien sudah dijual dan pihak keluarga klien Anak hanya mampu memberikan ganti rugi handphone senilai 1,5 juta rupiah dan uang tunai 500 ribu rupiah namun pihak korban tetap menginginkan ganti rugi penuh. Dalam Upaya Diversi di Kepolisian tersebut tidak menemukan titik temu, maka dinyatakan gagal dan dilanjutkan ke tahap II di Kejaksaan.


Dalam proses Upaya Diversi di Kejaksaan, berbagai pihak yakni Jaksa, PK Bapas dan Penasehat Hukum berupaya memberikan solusi dalam perkara ini agar dapat diselesaikan dengan baik dan menghindarkan klien Anak untuk diproses di Tahap Persidangan. Keluarga korban dapat menerima ganti rugi tersebut dan sudah dapat memaafkan klien Anak. Klien Anak meminta maaf kepada korban dan dilakukan proses penyerahan ganti rugi disaksikan oleh pihak yang hadir. Keluarga Anak juga mengucapkan terima kasih kepada PK Bapas, Jaksa dan Penasehat Hukum karena sudah membantu menyelesaikan perkara ini dengan damai.


Pembimbing Kemasyarakatan memberikan nasehat kepada klien Anak “lebih berhati-hati dalam pergaulan, tidak gampang terpengaruh tindakan yang buruk dari teman, diharapkan perkara ini adalah yang terakhir dan tidak mengulang kembali. Untuk orang tua agar lebih memperhatikan Anak khususnya dalam sisi pergaulan harus sering dipantau. Anak masih punya masa depan yang panjang, orang tua harus mendidik Anak dengan baik, memberikan contoh yang baik dan penuh kasih sayang".

Share:

Rabu, 08 Desember 2021

Bapas Go ikuti Zoom Evaluasi Zona Integritas oleh TPN




Gorontalo – Balai Pemasyarakatan Kelas II Gorontalo ikuti Zoom Evaluasi Zona Integritas oleh Tim Penilai Nasional Kemenpan RB, Rabu (8/12).


Kabapas memperkenalkan diri terlebih dahulu kemudian meminta ijin untuk menampilkan yel-yel bersama seluruh Tim ZI Bapas Gorontalo. Kemudian dilanjutkan pemaparan oleh Kabapas tentang seluruh progress dari  Pembangunan Zona Integritas selama satu tahun terakhir.


Dalam paparannya, Kabapas menyampaikan  porses pembangunan ZI dimulai dari Pokja Manajemen Perubahan dengan pencanangan Pembangunan ZI penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh Satker Pemasyarakatan di Lapas Kelas IIA Gorontalo pada tanggal 23 Februari 2021 dilanjutkan pencanangan Deklarasi Kinerja oleh seluruh pegawai Bapas pada tanggal 24 Februari 2021.


Pemaparan tentang Pokja Penataan Tata Laksana, Kabapas menyampaikan bahwa seluruh pelayanan telah dibuatkan SOP agar seluruh pengguna layanan di Bapas dapat mengetahui standar pelayanan yang diberikan. Kabapas melanjutkan dengan pemaparan tentang Pokja Penataan Sistem Manajemen SDM yakni terkait peningkatan ketaatan SDM aparatur , Tranparansi pengelolaan SDM, kedisiplinan SDM, evektivitas manajemen SDM dan Profesionalisme SDM.


Kabapas memaparkan tentang pokja Penguatan Akuntabilitas Kinerja yakni menjelaskan peningkatan kinerja utama dibandingkan dengan pelanggaran dan pelaksanaan aktivitas kerja. Kemudian menjelaskan peningkatan perencanaan dan pelaporan kinerja keuangan. Pada Pokja Sistem Pengawasan dijelaskan tentang peningkatan penyelenggaraan satker yang bersih dari Korupsi diantaranya sosialisasi Anti Korupsi kepada klien.


Pemaparan terakhir oleh Kabapas adalah Pokja Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik dengan menjelaskan adanya upaya meningkatkan kualitas dan inovasi pelayanan publik secara berkala sesuai kebutuhan dan harapan masyarakat. Di samping itu, peningkatan pelayanan publik untuk membangun kepercayaan masyarakat. 


Sesi selanjutnya adalah tanya jawab oleh Tim Penilai Nasional kepada Tim ZI Bapas Gorontalo. TPN memberi pertanyaan terkait pelayanan apa yang ada di Bapas Gorontalo, penjelasan tentang perbedaan antara Bapas dengan Lapas, dan upaya apa yang dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kepala Balai Pemasyarakatan menjawab seluruh pertanyaan TPN dengan sangat lancar dan detail. Tim Penilai Nasional sangat mengapresiasi atas pemaparan dari Kabapas dan upaya meningkatkan Pembangunan Zona Integritas di Bapas Gorontalo.

Share:

Selasa, 07 Desember 2021

Pengulangan Tindak Pidana, 2 Klien Jalani Proses Pencabutan SK PB

 


Gorontalo, Selasa (7/12) – Pembimbing Kemasayarakatan melaksanakan proses pencabutan SK Pembebasan Bersyarat terhadap 2 klien yang mengulangi tindak pidana.


PK Bapas melaksanakan Berita Acara Pemeriksaan  (BAP) terhadap 2 klien perkara  Narkotika di Lapas Perempuan Gorontalo dan Lapas Kelas IIA Gorontalo. Karena klien sudah melanggar aturan Permenkumham No 32 Tahun 2020 pasal 32 ayat 2a yakni syarat umum, terlibat pelanggaran hukum dan ditetapkan sebagai tersangka/ terpidana maka klien tersebut dilakukan Pencabutan Pembebasan Bersyarat.


Sebelumnya klien sudah mengikuti pembimbingan dari PK Bapas, kurang rasa syukur mendapatkan Pembebasan Bersyarat justru klien mengulangi tindak pidana. Atas tindakannya tersebut klien ditangkap oleh Kepolisian dan sudah diproses hingga pengadilan lalu menjalani pidana di Lapas. Berdasarkan kejadian tersebut PK mengusulkan pencabutan program Pembebasan Bersyarat yang berakibat klien akan menjalani sisa masa hukuman ditambah dengan masa pidana baru yang lebih berat.


Kabapas selalu mengingatkan kepada seluruh pegawai untuk selalu menyampaikan kepada klien Bapas Go, bahwa pemberian program Integrasi maupun Asimilasi di Rumah harus dijalankan dengan baik, klien wajib mematuhi peraturan, menjaga sikap dan perilaku. Jangan mencoba melanggar syarat umum dengan mengulangi tindak pidana atau tindak pidana jenis apapun, jangan melanggar syarat khusus karena pasti akan dilakukan proses pencabutan.

Share:

Senin, 06 Desember 2021

PK Bapas Go lakukan Pendampingan Anak dalam Musyawarah Diversi, Berhasil capai Kesepakatan



Gorontalo (06/12/2021) - Pembimbing Kemasyarakatan Pertama Bapas Gorontalo lakukan pendampingan musyawarah diversi dalam kasus pencurian pasal 362 KUHP yang dilakukan oleh Anak. Diversi merupakan pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana.


Pelaksanaan Diversi yang difasilitasi pihak Kepolisian Resor Gorontalo ini mempertemukan pelaku Anak dan walinya dengan korban. Turut hadir juga Pekerja Sosial (Peksos) Kabupaten Gorontalo serta Pembimbing Kemasyarakatan dari Bapas Gorontalo.


Pelaku Anak berinisial AN (16 tahun) sebelumnya diamankan oleh Polres Gorontalo karena diduga melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor.


Proses musyawarah diversi berjalan dengan baik dan lancar, diawali dengan penjelasan dari pihak Polres Gorontalo dan PK Bapas Gorontalo terkait mekanisme diversi, kemudian dilanjutkan dengan tanggapan oleh para pihak. 


Musyawarah diversi ini berhasil memperoleh kesepakatan, dimana pihak korban sudah memaafkan dengan syarat segala bentuk kerusakan barang (sepeda motor) dapat diperbaiki. Sementara dari pihak Pelaku Anak sendiri menyanggupi permintaan tersebut. Lebih jauh, orang tua Anak menginginkan agar Anak dapat dibina terlebih dahulu di LKS dengan bantuan bimbingan dan pengawasan dari PK Bapas sebelum Anak dikembalikan ke orang tua, agar Anak dapat berubah menjadi lebih baik.

Share:

Klien Anak Semangat Mengikuti Wajib Latihan Kerja di Bapas Gorontalo

 



Gorontalo, Senin (6/12) – Pembimbing Kemasyarakatan memberikan bimbingan kemandirian kepada 2 klien Anak yang menjalani Wajib Latihan kerja (WLK).


Klien sebelumnya sudah menjalani pembinaan di LKS Ummu Syahidah selama 3 bulan sesuai Putusan Pengadilan dilanjutkan  Wajib Latihan Kerja di Bapas Gorontalo selama 90 hari kerja (Pengganti Denda). Klien diserah terimakan di Bapas Gorontalo pada hari jumat 3 Desember 2021 oleh Jaksa didampingi oleh orang tua klien Anak dalam perkara Perlindungan Anak.


Pada hari ini, PK Bapas memberikan pelatihan cara budidaya ikan lele dan menanam sayuran hidroponik. Klien sangat antusias dan semangat dalam pelatihan ini, terlihat klien Anak serius saat PK Bapas memberikan arahan dan petunjuk. PK Bapas sudah mendampingi klien Anak sejak dilakukan pemeriksaan di Kepolisian hingga Putusan Pengadilan dan terlihat sangat akrab. Hal ini memudahkan PK Bapas dalam memberikan pelatihan kepada klien Anak dan meminta untuk fokus dalam bekerja.


Pemberian Putusan Wajib Latihan kerja bagi Anak adalah bertujuan menumbuhkembangkan kesadaran, bertanggung jawab, terampil, mandiri dalam rangka  meningkatkan kesejahteraan sosial Anak Yang Berhadapan Dengan Hukum. PK Bapas juga memberikan pelayanan meliputi bimbingan fisik, mental, sosial dan bimbingan kemandirian (keterampilan) bagi klien Anak.

Share:

Jumat, 03 Desember 2021

Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Go lakukan Asessmen terhadap Anak Didik Pemasyarakatan



Gorontalo, Jumat (3/12) – Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Go melaksanakan Assesment  Resiko dan Assesment Kebutuhan bagi Anak Didik Pemasyarakatan (ADP) LPKA Gorontalo.


Kabapas, PK Madya, Kasubsi BKD juga melakukan pengawasan kegiatan Assesment yang dilaksanakan oleh Pembimbing Kemasyarakatan. Dalam Assesment ini juga mengundang perwakilan Pokmas Lipas Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Ummu Syahidah Gorontalo untuk membantu perencanaan program pembinaan terhadap Anak Didik Pemasyarakatan LPKA Gorontalo.


Sejumlah 25 ADP dilakukan Assesment untuk mengetahui resiko pengulangan tindak pidana, faktor penyebab terjadinya tindak pidana dan rekomendasi terkait pemecahan masalah serta memberikan solusi dalam rangka menunjang pembinaan, pembimbingan ADP. Assesment juga untuk mengetahui minat dan bakat dari ADP agar program pembinaan dapat berjalan dengan baik.

Share:

Rabu, 01 Desember 2021

Bapas Gorontalo Hadiri Kegiatan Penyerahan Dipa 2022 dan Treasury Award secara Virtual

 



Wakil Gubernur Gorontalo, H. Idris Rahim menyerahkan buku Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA( serta alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) tahun anggaran2022 di aula rumah jabatan Gubernur Gorontalo, Kamis (2/12).


Bertempat di aula Bapas Gorontalo Kepala Bapas Go, RM Dwi Arnanto, Kepala Urusan Tata Usaha, Usman Mohamad, dan Tim Keuangan mengikuti kegiatan penyerahan Dipa tahun anggaran 2022 dan Treasury Award secara virtual.


Tema kebijakan fiskal tahun 2022, yaitu Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural. Provinsi Gorontalo sendiri mendapatkan total alokasi belanja APBN untuk tahun 2022 sebesar 9.8 triliun. Dalam sambutannya Idris Rahim menyampaikan bahwa anggaran tahun 2022 berfokus kepada 6 kebijakan utama salah satunya  yaitu melanjutkan pengendalian Covid-19. 


“Mengingat besarnya dana transfer ke daerah dan dana desa di provinsi Gorontalo saya mengharapkan jajaran Pemerintah Daerah agar menggunakan anggaran tersebut dengan efektif, efisien, transparan dan akuntabel serta tepat sasaran” ujar Idris.


Wakil Gubernur selanjutnya menyerahkan DIPA tahun 2022 secara simbolis kepada satuan kerja di lingkungan Provinsi Gorontalo serta penganugerahan Treasury Award tahun 2021.

Share:

Selasa, 30 November 2021

FGD dan Sosialisasi Aplikasi Teman Pokmas di Bapas Go Bersama Kadivpas

 



Gorontalo, Balai Pemasyarakatan Kelas II Gorontalo menyelenggarakan kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Penggunaan Aplikasi Teman Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas) Tahun 2021 yang diluncurkan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Gorontalo Bapak Bagus Kurniawan, Selasa (30/11).


Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Bapas Gorontalo dan dihadiri puluhan Pokmas Lipas yang bekerjasama dengan Bapas Gorontalo diantaranya Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo, Ketua LLK UKM Kota Gorontalo, Ketua LKS Ummu Syahidah, IPWL, LSM, LBH, UKM, Yayasan Al- Hidayah.


Kadivpas memberikan sambutan dan menjelaskan terkait partisipasi masyarakat dalam rangka pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan. Dalam melaksanakan pembinaan tidak hanya dilakukan oleh Petugas Pemasyarakatan mengingat keterbatasan SDM dan Anggaran. Peran serta unsur masyarakat sangat penting dalam rangka membantu Petugas Pemasyarakatan untuk melaksanakan pembinaan dan pembimbingan kepada WBP sehingga dapat diterima kembali oleh masyarakat serta lebih produktif.


Dalam rangka optimalisasi peranan Pokmas Lipas, maka dalam hal ini Kadivpas menjelaskan Aplikasi Teman Pokmas Lipas sebagai salah satu inovasi untuk mempermudah fungsi pengawasan kegiatan Pokmas Lipas yang ada di wilayah Provinsi Gorontalo.


Kadivpas berharap dengan adanya Pokmas Lipas dapat memberikan manfaat kepada Warga Binaan dan Klien Pemasyarakatan.

Share:

Senin, 29 November 2021

Kabapas Melakukan Konsultasi ke Ombudsman Gorontalo

 



Gorontalo, Senin (29/11) – Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas II Gorontalo didampingi Kaur TU dan Kasubsi BKD melakukan kunjungan ke Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo.


Dalam pertemuan ini diterima oleh Ibu Kurnia Kaharu mewakili Kepala Ombudsman Gorontalo. Kabapas juga ditemani oleh Kepala LPKA Gorontalo menyampaikan maksud kedatangan kali ini untuk berkonsultasi terkait persiapan Verifikasi Lapangan yang dilakukan oleh Tim Penilai Nasional (TPN) MenpanRB dan meminta kesediaan dari Ombudsman Gorontalo melakukan pendampingan di Bapas Gorontalo dan LPKA Gorontalo pada saat penilaian TPN.


Ibu Kurnia menjelaskan bahwa pelayanan juga dinilai dari survei Indeks Persepsi Korupsi dan Indeks Kepuasan Masyarakat, poin-poin penilaian dalam survei diharapkan bisa menjadi perhatian penuh dari masing-masing instansi untuk melakukan perbaikan pelayanan. Kedepan Ombudsman Gorontalo memiliki rencana untuk melaksanakan kunjungan ke Kantor Bapas Gorontalo untuk melihat Sarana dan Prasarana.

Share:

Minggu, 28 November 2021

Peringati HUT KORPRI, Bapas Go ikuti Apel Pagi Bersama Sekjen

 


Bertempat di Aula Bapas Gorontalo, Kabapas dan seluruh pegawai mengikuti kegiatan Apel Pagi bersama Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI Bapak Andap Budhi Revianto secara virtual zoom, Senin (29/11).


Bapak Sekjen memimpin apel diawali dengan memimpin doa kepada Tuhan Yang Maha Esa dilanjutkan penyampaian arahan diantaranya menjelang Hari Natal dan Tahun Baru diharapkan seluruh pegawai di lingkungan Kemenkumham dapat mematuhi aturan yang sudah ditetapkan pemerintah sejalan dengan naiknya level PPKM. “Para pimpinan harus menyebarkan optimisme dan semangat positif kepada seluruh  jajaran dibawahnya agar kita bisa melalui situasi pandemi yang sulit ini dengan baik, dengan tetap memberikan pelayanan dan kinerja yang terbaik”, ujar Andap.


Penyampaian selanjutnya terkait penyerapan anggaran 2021 harus diperhatikan dan memberikan laporan yang akuntabel. Pada tahun 2022 diharapkan resolusi yang harus lebih dari pada tahun sebelumnya agar seluruh jajaran Kemenkumham dapat melaksanakan berbagai aspek manajerial  dengan penuh tanggung jawab. Peran penting Humas untuk lebih aktif mempublikasikan berbagai pemberitaan positif diberbagai media terkait kinerja sehingga kegiatan yang kita lakukan ini untuk menangkal berita negatif yang beredar dan untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat.


Kemudian acara dilanjutkan sengan puncak peringatan HUT KORPRI ke – 50 dengan Tema “ASN Bersatu, Korpri Tangguh, Indonesia Tumbuh”

Share:

Kamis, 25 November 2021

Dukung Pemberdayaan Pokmas Lipas, Kabapas Dampingi Kadivpas Sowan Ke Ibu Gubernur

 


Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Gorontalo terus mendorong pemberdayaan Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas). Siang ini Kepala Divisi Pemasyarakatan beserta rombongan didampingi Kepala Bapas Gorontalo melakukan kunjungan silaturahmi ke Ibu Idah Syahidah di rumah dinas Gubernur Gorontalo.


Dalam lawatan ini Kadivpas ditemani oleh Kepala Seksi Pengawasan Klien Direktorat Bimbingan Kemasyarakatan Dan Pengentasan Anak Ditjen PAS, Kepala Bidang Pembinaan, PK Madya, Kasubsi BKD, dan PK Bapas Gorontalo. Maksud dan tujuan lawatan ini sendiri adalah upaya harmonisasi penggalangan dukungan pemberdayaan dan pengembangan Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas) di Provinsi Gorontalo. 


Seperti diketahui Yayasan Dharma Bhakti Ummu Syahidah yang dibina Idah Syahidah melalui IPWL Ummu Syahidah dan LKS Ummu Syahidah telah menjalin kerjasama yang sangat baik dengan Bapas Go dalam 2 tahun terakhir. 


Kadivpas mengapresiasi dukungan Idah Syahidah melalui yayasannya telah berkontribusi dalam pembinaan dan pembimbingan ADP dan Klien Pemasyarakatan. 


Dalam kesempatan ini juga dilakukan saling serah terima plakat penghargaan dari Bapas Go dan LKS Ummu Syahidah setelah sukses menyelenggarakan kegiatan KolaborAKSI sosialisasi, konseling, dan fun games di Gor Nani Wartabone bulan lalu.


Harapanya, dari pertemuan ini akan lebih mewujudkan kolaborAksi yang lebih maksimal serta program-program pembinaan dan pemberdayaan WBP maupun Klien Pemasyarakatan yang lebih baik.

Share:

Rabu, 24 November 2021

Bapas Go Ikuti Sosialisasi Penguatan Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas) Serta Launching Aplikasi Teman Pokmas Lipas

 



Bertempat di aula Pengayoman Kanwil Kemenkumham Gorontalo, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Bagus Kurniawan membuka kegiatan sosialisasi penguatan pokmas sekaligus launching aplikasi teman pokmas lipas, Kamis (25/11).


Kegiatan ini dihadiri oleh Pimti pratama Kantor Wilayah, Kepala UPT, perwakilan Pokmas Lipas dan PK Bapas. Dalam kegiatan sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber Kepala Subdirektorat Pembimbingan, Pengawasan Direktorat Bimbingan Kemasyarakatan dan Pengentasan Anak Dasep Rana Budi, dan Kepala Seksi Pengawasan Klien Direktorat Bimbingan Kemasyarakatan Dan Pengentasan Anak, Atiek Meikhurniawati.


Dalam kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama baru antara UPT Pemasyarakatan dengan Pokmas Lipas. Bapas Go sendiri menambah 5 Pokmas Baru untuk mendukung pembimbingan Klien Pemasyarakatan di tahun 2022. 


Kegiatan diikuti dengan launching aplikasi Teman Pokmas Lipas inisiasi Kepala Divisi Pemasyarakatan dan dilanjutkan dengan pemaparan sosialisasi terkait pokmas lipas yang disampaikan oleh narasumber dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Share:

Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Go Dampingi ABH di Tingkat Kepolisian

 



Gorontalo, Rabu (24/11) – Pembimbing Kemasyarakatan Pertama Abdul Karim Bapas Go melaksanakan pendampingan pemeriksaan awal terhadap Anak AN (16) dalam perkara Pencurian 362 KUHP di Unit Reskrim Polres Gorontalo.


Pihak yang hadir dalam pemeriksaan awal diantaranya PK Bapas, Penyidik, Orang Tua Anak, Anak serta Peksos. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku Anak dalam tindak pidana adalah pola asur dari orang tua. Kedua orang tua Anak memiliki pola asuh yang otoriter yang membuat Anak merasa terkekang dan merasa tidak nyaman berada di rumah. Sehingga menyebabkan Anak lebih cenderung memilih bergaul dengan teman diluar lingkungannya yang dianggap lebih memahami diri seorang Anak.


Hal ini yang melatarbelakangi terjadinya tindak pidana untuk pertama kali oleh Anak yaitu Pencurian Sepeda Motor yang dilakukan di Pasar.  Dari perbuatan Anak diancam pidana paling lama 5 tahun, oleh karena itu dapat memenuhi syarat untuk dilakukan Diversi. Upaya Diversi ini bertujuan untuk mencapai perdamaian antara Korban dan Anak diluar proses peradilan yang rencananya akan dilaksanakan pada minggu depan.


Para pihak berharap untuk proses Diversi yang akan datang dapat memperoleh kesepakatan yang terbaik bagi kedua belah pihak.

Share:

Selasa, 23 November 2021

PK dan APK Bapas Go Ikuti Sosialisasi Instrumen Asesmen Risiko dan Kebutuhan bagi Narapidana

  



Gorontalo, (23/11) Bapas Kelas II Gorontalo bersama Ipkemindo Wilayah Gorontalo menggelar kegiatan Sosialisasi Instrumen Asesmen Risiko dan Kebutuhan bagi Narapidana untuk Pembimbing Kemasyarakatan dan Asisten Pembimbing Kemasyarakatan di Aula Bapas Kelas II Gorontalo.


Kegiatan diikuti oleh seluruh pegawai Bapas Gorontalo, baik Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dan Asisten Pembimbing Kemasyarakatan (APK).


Kegiatan yang diselenggarakan oleh Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Wilayah Gorontalo ini untuk mensosialisasikan instrumen asesmen risiko dan kebutuhan bagi narapidana dan klien Pemasyarakatan berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Pemasyarakatan Nomor : PAS-71.PK.01.04.01 Tahun 2021.


Dalam sambutannya Kepala Bapas Kelas II Gorontalo, RM Dwi Arnanto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pengurus IPKEMINDO Wilayah Gorontalo atas pelaksanaan sosialisasi ini, yang tentunya dapat menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi PK dan APK di Bapas Kelas II Gorontalo, dimana tantangan tugas akan semakin berat dimasa yang akan datang, maka harus disikapi dengan sistem jemput bola dan tidak bosan untuk terus menimba ilmu.


Materi dipaparkan oleh Pembimbing Kemasyarakatan Pertama Oktavianus Supardi yang sebelumnya diawali dengan pengenalan lewat salinan draft Asesmen versi terbaru. Kemudian dilanjutkan dengan menyampaikan pentingnya menentukan tingkat risiko pada masing-masing narapidana dan klien untuk mengidentifikasi faktor kriminogenik serta menentukan program intervensi yang tepat sesuai kebutuhan.


Pada pemaparannya diperlihatkan perbedaan instrumen asesmen risiko yang cukup signifikan dari instrumen yang sebelumnya, utamanya terkait pola penggalian data informasi klien sesuai dengan risiko, jenis kelamin, dan tindak pidana yang dihadapi klien. 


Kegiatan Sosialisasi dilanjutkan dengan diskusi oleh narasumber dengan peserta. Diskusi berjalan interaktif dan hangat. Harapannya dengan adanya kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan bekal pemahaman kepada JFT PK dan APK Bapas Go agar lebih siap dan optimal dalam menjalankan tugasnya  sehingga intervensi program pembinaan dan pembimbingan bagi Warga Binaan maupun Klien Pemasyarakatan dapat lebih tepat sasaran dan maksimal.

Share:

Senin, 22 November 2021

Bapas Go ikuti Zoom Sinergi Humas Kemenkumham


Gorontalo, Selasa (23/11) – Kaur TU dan Tim Humas Bapas Go mengikuti Zoom kegiatan KUMHAM PR SUMMIT 2021 yang diselenggarakan oleh Biro Humas Hukum dan Kerja Sama Sekretariat Jenderal bersama Sekretariat Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM dengan tema “Sinergi Humas Kemenkumham untuk Indonesia Tangguh di Era Ekonomi Digital” di Hotel Shangri-La Jakarta.


Kegiatan Kumham Public Relation Summit 2021 dibuka oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM RI Prof. Edward Omar Sharif Hiariej. Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemberian penghargaan Indonesia Intellectual Property Awards (IIPA) 2021 dan PR Kumham Awards 2021 serta launching Aplikasi KI Komunal.


Plt. Dirjen Kekayaan Intelektual Bapak Razilu dalam sambutannya mengungkapkan bahwa peran strategis Kemenkumham di dalam sistem hukum nasional sering menjadi sorotan public, sehingga hal tersebut perlu diimbangi dengan manajemen kehumasan yang handal serta kompeten agar dapat membangun citra Kemenkumham yang baik dimata publik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.


“Sinergitas kehumasan merupakan pekerjaan rumah yang paling besar dalam membenahi manajemen kehumasan. Tanpa adanya sienergitas tersebut, strategi komunikasi yang diterapkan oleh Kemenkumham tidak mampu diturunkan keseluruh Satuan kerja”, ujar Razilu.


“Seluruh insan pengayoman harus mampu menjadi humas tersendiri bagi Kemenkumham dalam membangun citra positif dimata public. Terutama bagi pejabat serta seluruh jajaran kehumasan harus terus meningkatkan kapasitas serta pengetahuan sehingga mampu menjadi ujung tombak serta motor utama kehumasan di Kemenkumham”, tutupnya.

Share:

Banyak Kegiatan Positif ADP, Bapas Go lakukan Pengawasan dan Sidang TPP di LPKA

 



Gorontalo, Senin (22/11) – Kasubsi BKD dan Pembimbing Kemasyarakatan mengikuti Sidang TPP LPKA Gorontalo dan melaksanakan Pengawasan terhadap Anak Didik Pemasyarakatan (ADP).


Sidang TPP merupakan sarana evaluasi dalam tahap pembinaan sehingga diperlukan masukan dari berbagai pihak untuk mendapatkan hasil yang lebih objektif. Sidang dihadiri oleh perwakilan Bapas Go, Kasi Pembinaan dan Pejabat Struktural LPKA lainnya. Agenda sidang hari ini membahas pelaksanaan rekomendasi litmas diantaranya pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian terhadap ADP. Seluruh kuorum menyetujui hasil Sidang TPP dengan memberikan pembinaan sesuai rekomendasi litmas dari PK Bapas Go. Diharapkan ADP dapat mengikuti kegiatan pembinaan, mentaati aturan dan menyalurkan bakat serta minat yang dimiliki oleh ADP. LPKA Gorontalo juga memberikan masukan terkait pelaksanaan Sidang TPP yang akan datang bisa dilakukan secara daring agar lebih maksimal dan  menghemat waktu. 



PK Bapas Go sudah memahami ADP sejak  proses penyidikan sampai persidangan, oleh karena itu PK Bapas Go juga melakukan pengawasan terhadap ADP di LPKA dengan melakukan wawancara serta mengetahui kegiatan apa saja yang dilakukan di LPKA. Beberapa ADP masih mengikuti Pendidikan Paket C, hal ini merupakan bentuk komitmen dari LPKA dalam memberikan pelayanan Pendidikan agar tidak ada lagi Anak yang putus sekolah, Pendidikan merupakan hak dari Anak meskipun berada di dalam LPKA.

Share:

Jumat, 19 November 2021

Tempuh Jarak Ratusan Kilometer, Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Go melaksanakan Penelitian Kemasyarakatan

 


Gorontalo – Hari ini, Pembimbing Kemasyarakatan melaksanakan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) sebagai salah satu syarat reintegrasi, Jumat (19/11).


Kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Boalemo, PK Bapas mengunjungi rumah penjamin, pihak Kantor Kepala Desa dan Kepolisian Sektor Boliyohuto. Litmas dijalankan sesuai amanat Permenkumham Nomor 2 Tahun 2018 tentang Syarat dan tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat. Maka, Warga Binaan Pemasyarakatan yang telah memenuhi syarat telah menjalani 2/3 masa pidana dapat diusulkan memperoleh program reintegrasi.


Sebelumnya PK Bapas sudah melaksanakan penggalian data terhadap klien di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pohuwato. PK Bapas melakukan wawancara terhadap klien mengenai persiapan klien menuju reintegrasi, pembinaan yang didapatkan, mengukur rrsiko residivis untuk memastikan keamaan masyarakat. Penggalian data juga dilakukan terhadap petugas Lapas yang menjadi wali terhadap klien untuk mengetahui kegiatan serta pembinaan apa saja yang sudah dijalani oleh klien, sikap dan perilaku klien selama di dalam Lapas. 


Dengan dilaksanakannya Litmas Reintegrasi, PK Bapas dapat memberikan rekomendasi berupa jenis bimbingan yang tepat sasaran ketika klien sudah menjalani program reintegrasi. PK Bapas selalu berusaha secara profesional dalam bekerja dan semoga bisa bermanfaat bagi klien dan keluarganya.

Share:

Rabu, 17 November 2021

Bapas Go Terima 2 Klien Asimilasi Di Rumah

 


Gorontalo – Balai Pemasyarakatan Kelas II Gorontalo kembali menerima klien Asimilasi di Rumah dari Lapas Kelas IIA Gorontalo. Klien Asdir bahagia bisa berkumpul dengan istri dan anak, Rabu (17/11).


Program Asimilasi di Rumah merupayakan program dari Kemenkumham mendukung upaya Pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus covid-19 di dalam Rutan maupun Lapas. Melalui Permenkumham Nomor 24 Tahun 2021 memperpanjang program Asimilasi di Rumah sampai dengan tanggal 31 Desember 2021.


Beberapa syarat dasar klien memperoleh program asdir diantaranya tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin dan mengikuti  program pembinaan dengan baik selama di dalam Lapas. Namun untuk Warga Binaan Pemasyarakatan yang melakukan pengulangan tindak pidana atau residivis, perkara Korupsi dan perkara Terorisme dalam aturannya tidak diberikan program Asimilasi di Rumah.


Klien Asdir merasa bahagia dapat bertemu keluarga terutama istri dan anak. Klien sudah tidak sabar untuk kembali kerumah, tempat yang selalu di impikan untuk dituju kembali. Klien juga mengucapkan terima kasih kepada Bapas Gorontalo sudah diberikan pelayanan dengan baik dan ramah. Klien juga membacakan ikrar janji akan menjadi pribadi taat hukum saat menjalani asimilasi di rumah disaksikan Pembimbing Kemasyarakatan dan Penjamin.


Kabapas menitip salam kepada keluarga klien di rumah, semoga selalu diberikan kesehatan dan bisa kembali menata kehidupan keluarga secara utuh. Klien agar tetap mematuhi protokol kesehatan, aktif memberikan informasi kegiatan selama di menjalani asimilasi di rumah dan berkegiatan yang baik serta produktif agar dijauhkan dari hal-hal negatif.


Share:

Selasa, 16 November 2021

Pembimbing Kemasyarakatan Memberikan Bimbingan Klien Wajib Lapor



Gorontalo, Rabu (17/11) – Pembimbing Kemasyarakatan melaksanakan bimbingan dan konseling terhadap klien Bapas Go yang datang melapor. Klien melapor disambut oleh petugas duta layanan untuk diarahkan menuju ruang penerimaan. Kemudian klien dilakukan pencatatan di buku meel oleh petugas penerimaan dan petugas memanggil Pembimbing Kemasyarakatan yang membimbing klien tersebut. Di dalam ruang terpadu terdapan ruang bermain anak dan menyediakan minuman yang bisa dikonsumsi bagi klien.

Klien diarahkan menuju ruang registrasi untuk dilakukan pencatatan kehadiran bimbingan oleh petugas registrasi dan klien bisa sembari membaca buku yang disediakan di ruang registrasi. Kemudian klien dipersilakan duduk di ruang bimbingan oleh PK Bapas dan mendapatkan bimbingan serta konseling. PK Bapas memperoleh banyak informasi terkait kegiatan dari klien selama satu bulan menjalani program integrasi di lingkungannya. Klien diberikan konseling terkait kendala atau permasalahan yang sedang dihadapi, bagaimana harus menyikapi suatu keadaan secara bijak dan bisa diselesaikan. Klien integrasi melaksanakan kembali wajib lapor dibulan yang akan datang, PK Bapas selalu memberikan pesan agar terus bersemangat dalam menjalani hidup, rajin beribadah.

Sumber Daya Manusia yang unggul menjadi faktor penting dalam meningkatkan pelayanan demi meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Tahun 2021. Hal ini menjadi pemicu semangat seluruh pegawai Bapas Go untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat

Share:

Bapas Go ikuti Rapat Persiapan Sosialisasi dan Penandatanganan PKS Pokmas Lipas

 


Gorontalo, Selasa (16/11) – Kabapas, Kasubsi BKD dan Pembimbing Kemasyarakatan mengikuti Rapat  Persiapan Sosialisasi dan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pokmas Lipas di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Gorontalo.


Kadivpas Bagus Kurniawan memberikan penjelasan terakait konsep Pokmas Lipas karena sebagian Lapas belum mengetahui Hakekat Pokmas Lipas. Selain itu Kadivpas bersama Tim IT Divisi Pas memaparkan Aplikasi Teman Pokmas yang menjadi inovasi proyek perubahan dari Kadivpas. Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Pembinaan dan TI, Kabid Keamanan, Ka.UPT, PK Madya, pejabat eselon IV dan V lainnya.


Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pokmas Lipas direncanakan dilaksanakan pada tanggal 25 November 2021 di Kanwil Kemenkumham Gorontalo. Lapas dan Bapas diharapkan kedepan juga dapat bekerjasama dengan Pokmas Lipas lainnya agar program pembinaan  dan pembimbingan dapat berjalan dengan baik.

Share:

Minggu, 14 November 2021

Komitmen terhadap Kualitas Layanan, Klien Bapas Go Mengisi Survei IKM dan IPK



Gorontalo, Senin (15/11) – Klien Bapas Go mengisi Survei Indeks Kepuasan Masyarakat dan Indeks Persepsi Korupsi yang disediakan di Komputer Ruang Duta Layanan.


Sebelum mengisi survei, klien Bapas Go melaksanakan bimbingan wajib lapor kepada Pembimbing Kemasyarakatan. Pengisian survei IKM dan IPK menjadi bagian rutin bagi klien yang datang melapor, hal ini untuk mengetahui sampai sejauh mana perkembangan pelayanan yang diberikan oleh Bapas Go kepada klien.


Survei IKM dan IPK menjadi salah satu komponen utama bagi satker untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) tahun 2021. Setiap poin-poin penilaian dalam formulir Survei menjadi acuan dan data dukung bagi Tim Pokja Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Poin-poin tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Bapas Go dalam meningkatkan pelayanan publik.


Kabapas selalu mengingatkan disetiap apel pagi bahwa petugas pelayanan harus selalu stand by dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi klien. Petugas pelayanan harus tetap melayani dengan sepenuh hati, menerapkan 3S (senyum, sapa dan mengucapkan salam). Klien yang datang ke kantor Bapas Go akan merasa nyaman dan tenang jika sudah dilayani dengan baik.

Share:

Sabtu, 13 November 2021

Tetap Prima dan Produktif di Akhir Pekan, Bapas Go Terima Klien Bebas Asdir dan Integrasi dari Lapas

 


Gorontalo, Sabtu (13/11) – Pembimbing Kemasyarakatan melakukan proses penerimaan klien Asimilasi di Rumah (asdir) berjumlah 2 orang dari Lapas Pohuwato dan penerimaan klien PB dari Lapas Boalemo. Kegiatan penerimaan klien asdir dilakukan secara virtual Zoom mengingat jarak Lapas Pohuwato ke Bapas Go jauh dan untuk mempermudah pelayanan. Klien PB Lapas Boalemo diserah terimakan oleh petugas Lapas secara langsung di kantor Bapas Go.


Pelaksanaan penerimaan klien Asdir Lapas Pohuwato terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan berkas yang sebelumnya sudah dikirim melalui email dan whatsapp. PK Bapas Go memastikan bahwa penjamin masih ada hubungan keluarga dengan klien dan nomor telefon penjamin harus selalu aktif karena setiap seminggu sekali klien wajib untuk melapor melalui telefon atau videocall. Klien Asdir membacakan ikrar dihadapan petugas Lapas dan disaksikan secara virtual oleh PK Bapas. Diharapkan klien saat sampai di rumah untuk memberitahukan kepada PK Bapas berupa foto atau video sebagai bukti.


Penerimaan Klien Pembebasan Bersyarat dari Lapas Boalemo langsung diterima terlebih dahulu oleh petugas piket layanan sabtu. Berkas yang dibawa oleh petugas Lapas diperiksa terlebih dahulu kemudian dibuatkan berkas penerimaan di ruang Registrasi. Kemudian klien membacakan kontrak bimbingan disaksikan oleh Petugas Piket, Petugas Lapas dan Penjamin. Diharapkan selama menjalani program PB, klien dapat mematuhi peraturan. Setiap sebulan sekali wajib melapor ke kantor Bapas Go dengan membawa Kartu Melapor. Klien wajib datang ke kantor Bapas Go jika diundang dalam kegiatan yang berkaitan dengan pembimbingan kepribadian maupun kemandirian.


Klien Asdir dan PB merasa bahagia karena dapat berkumpul kembali kepada keluarganya. Kabapas selalu memberikan pesan kepada pegawai Bapas Go untuk selalu membantu klien dan terus melakukan pengawasan serta bimbingan kepada klien. Akan ada rasa kepuasan tersendiri jika kita bisa menolong orang lain dan diterima kembali oleh masyarakat.

Share:

Jelang Verlap TPN, Bapas Go Terus Bersolek dalam Sabtu Bersih

 


Gorontalo – Kabapas dan Pegawai Bapas Go melaksanakan kegiatan Sabtu Bersih di Area Kantor Bapas Go. Kegiatan ini untuk mempersiapkan kunjungan dari Tim Penilai Nasional menuju Zona Integritas WBK WBBM, Sabtu (13/11).


Halaman Kantor seperti tempat parkir dibersihkan dan dan taman dirapikan rumputnya dan tanamannya. Seluruh bagian kantor juga dibersihkan, dinding sebagian di cat ulang dan karpet masjid di cuci agar nyaman saat beribadah. Sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk memelihara dan merawat kantor, dilingkungan inilah pegawai Bapas Go mengabdi kepada Bangsa.


Kegiatan Kerja Bakti meningkatkan kekompakan dan persaudaraan di lingkungan Bapas Go sebagai wujud Bela Negara untuk menanamkan kecintaan terhadap lingkungan sekitar dengan menjaga kebersihan. Kabapas selalu mengingatkan kepada para pegawai untuk selalu peduli, Action dan menunjukkan loyalitasnya kepada Negara. Bapas Go bisa meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2021.

Share:

Jumat, 12 November 2021

PK Bapas Berhasil Laksanakan Diversi Klien Anak


Gorontalo, Jumat (12/11) – Pembimbing Kemasyarakatan Pertama Laksamana Dian Ariawan melaksanakan pendampingan Diversi terhadap klien Anak di Unit Lalu Lintas Polres Gorontalo dalam perkara Lakalantas. 


Dalam agenda Diversi hari ini dihadiri oleh Jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Gorontalo, Pembimbing Kemasyarakatan, Pekerja Sosial, klien Anak dan orang tua klien, orang tua korban. Klien Anak atas nama YP (15) dijerat pasal 310 ayat (4) Undang-undang No. 28 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengakibatkan Korban meninggal dunia.


PK Bapas sejak dilakukan pendampingan awal kepada klien Anak menjelaskan “Orang Tua Korban sudah memaafkan dan menyetujui damai dengan keluarga klien Anak karena korban dan klien adalah teman dekat. Klien dan Korban sebelumnya berboncengan mengendari sepeda motor namun menabrak mobil yang dari arah berlawanan. Klien Anak mengakui bahwa pada saat itu sedang belajar mengendarai sepeda motor milik korban. Namun saat mengendarai sepeda motor, klien Anak dan Korban juga menggunakan Handphone. Hal ini yang menjadi penyebab kecelakaan”. Dalam proses Diversi ini keluarga Korban dan keluarga Anak sepakat untuk menempatkan klien Anak menjalani Pendidikan dan Pelatihan di LKS Ummu Syahidah selama 3 minggu. 


Kepolisian dan Pembimbing Kemasyarakatan berharap keluarga klien Anak dan keluarga Korban tetap menjalin silaturahmi dengan baik. Kasus yang menimpa klien Anak menjadi pelajaran berharga bagi kedua keluarga. Orang tua perlu melakukan pengawasan dan mendidik anak agar tidak mengendarai kendaraan bermotor karena belum berusia 17 tahun. Anak merupakan masa depan bangsa dan keluarga, anak memiliki masa harapan hidup yang baik dan panjang.

Share:

Kamis, 11 November 2021

Jelang Menghadapi Penilaian TPN, Bapas Go ikuti Penguatan Pembangunan ZI dari Inspektur Jenderal

 



Gorontalo, Jumat (12/11) – Kabapas, Ketua ZI dan seluruh Tim Pokja mengikuti Zoom Penguatan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK WBBM Dalam Rangka Menghadapi Tim Penilai Nasional (TPN) dengan tema “Membangkitkan Optimisme Meraik WBK WBBM Untuk Kemenkumham Pasti”.


Bapak Inspektur Wilayah VI menyampaikan keyakinannya bahwa dari 143 yg telah ditentukan oleh TPN sebagai sampel sudah matang tentang persiapan. “Saya berharap kepada satker yg belum terpilih (diluar 143) untuk terus menjaga pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Satker untuk teliti kembali rekomendasi dari TPI apakah sudah ditindaklanjuti secara matang agar saat mendapatkan jadwal evaluasi sudah dapat disampaikan kepada TPN. 143 Satker merupakan representasi dr Kemenkumham dan menjadi perwakilan agar menjadi tolok ukur keberhasilan kemenkumham”. 


Inspektur Jenderla Kemenkumham Bapak Razilu Menyampaikan "Bahwa membangun Zona Integritas adalah memberikan yang terbaik berkaitan dengan Zero KKN, Zero Gratifikasi dan itu adalah Hakekat Zona Integritas. Seorang pemimpin harus menjadi Role Model dan para bawahan harus mendemonstrasikan kegiatan / kerjanya dengan baik. Metode sampling dari Menpan RB harus dikerjakan dengan baik bagi satker 143 yang terpilih. Kalau ada salah satu satker dari 143 gagal itu akan menjadi beban, berkontribusi memberikan kegagalan bagi sekian satker yang lain. Karena itu menjadi penentu, maka prioritaskan kegiatan ini, karena sebuah langkah strategis untuk meraih WBK WBBM.


Selanjutnya seluruh 143 satker diminta berdiri dan bersama-sama membacakan "Pernyataan Kebulatan Tekad Satker Sampel Penilaian TPN Tahun 2021". Bapak Razilu juga menyampaikan pernyataan dari Bapak Menteri yang berharap dari 143 satker sampel dapat lolos setidaknya 70% (Tujuh Puluh Persen) bahkan bisa lebih.

Share:

Rabu, 10 November 2021

Apel Siaga Back to Basics Pemasyarakatan di Lapas Pohuwato

 


Pohuwato, Kamis (11/11) – Kabapas bersama Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satopspatnal) Bapas Go mengikuti kegiatan Upacara Apel Siaga Back to Basics Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pohuwato.


Apel Siaga dimpimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Gorontalo dengan menyerahkan kartu Anggota Satopspatnal secara simbolis. Dalam kegiatan Apel Siaga ini dihadiri oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Gorontalo, Kapolres Pohuwato, Dandim 1313/Pohuwato, Ka.UPT Pas beserta jajaran Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Gorontalo. Kegiatan ini juga dilaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara lapas Pohuwato bersama Kodim 1313/Pohuwato dan Polres Pohuwato.


Kegiatan ini juga menampilkan peragaan beladiri oleh petugas Lapas Pohuwato, pasukan huru-hara Lapas Pohuwato dan beladiri oleh petugas Lapas Boalemo. Keamanan dan ketertiban seperti pencegahan gangguan kamtib melalui strategi pengamanan dan pengendalian sarana dan prasarana, patroli dan pengawalan menjadi bagian dari kegiatan Apel Siaga hari ini.


Tim Satopspatnal Bapas Go selalu memberikan contoh yang baik dan selalu memberikan masukan kepada pegawai Bapas Go untuk selalu menjaga kedisiplinan terutama dalam bekerja dan memakai baju dinas beratribut lengkap. Satopspatnal bapas Go sering dilibatkan dalam kegiatan penggeledahan di dalam Lapas sebagai bentuk sinergitas antar UPT Pemasyarakatan.

Share:

Bapas Go ikuti Penguatan Back to Basics Pemasyarakatan

 



Pohuwato, Kamis (11/11) – Kabapas bersama jajaran mengikuti kegiatan Penguatan Back to Basics yang diselenggarakan oleh Divisi Pemasyarakatan Gorontalo di Lapas Pohuwato, kegiatan ini juga diikuti oleh Pejabat Struktural dan Pegawai Bapas melalui daring zoom di Kantor Bapas Go.


Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Gorontalo menyampaikan kegiatan Penguatan Back to Basics Pemasyarakatan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Kemudian Kepala Divisi Pemasyarakatan memberikan materi tentang Pelaksanaan Prinsip Dasar Pemasyarakatan, isu strategis (latar belakang Back to Basics), anomaly data Pemasyarakatan dengan menjelaskan data fitur SDP Bapas. Kabid Binabim dan TI juga memberikan materi diantaranya semua UPT harus saling bersinergi terutama bagi Bapas agar lebih aktif menanyakan informasi pengusulan litmas bagi WBP tanpa harus menunggu pemberitahuan dari Lapas. Kabid Binabim dan TI juga menjelaskan kegiatan pelatihan kemandirian bagi WBP dari masing-masing Lapas, mengoptimalkan Pokmas Lipas yang sudah bekerja sama dengan Bapas Go. Pemaparan terakhir oleh Pembimbing Kemasyarakatan Madya menyampaikan pelaksanaan litmas PK Bapas, kelengkapan dokumen litmas, indikator dan data dukung litmas, pendampingan ABH, jenis-jenis pembimbingan klien, jenis-jenis pengawasan klien Anak dan dewasa.


Kepala Balai Pemayarakatan Kelas II Gorontalo langsung menginstruksikan kepada pegawai untuk menindaklanjuti arahan dari Kadivpas Gorontalo dalam melengkapi fitur SDP yang belum diisi atau belum dilengkapi. Kabapas juga menyampaikan kepada PK dan APK Bapas Go untuk selalu aktif dalam melaksanakan pembimbingan dan pengawasan terhadap klien Anak maupun dewasa.

Share:

Bapas Go Melaksanakan Koordinasi Dengan Kejaksaan Negeri Pohuwato

 


Pohuwato, Rabu (10/11) – Kasubsi BKD dan Pembimbing Kemasyarakatan melaksanakan Koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Pohuwato.


Bapas Go diterima dengan baik oleh Jaksa dari Kejari Pohuwato. Dalam koordinasi ini membahas Justice Collaborator (JC) bagi WBP yang akan diusulkan litmas asimilasi maupun integrasi. Kasubsi BKD menjelaskan bahwa dalam proses pembuatan litmas bagi WBP Narkotika maupun Korupsi masih belum lengkap surat JC dari Kejari. Oleh karena itu Bapas Go berkoodinasi terkait prosedur pengajuan JC. Pihak Kejari Pohuwato menyampaikan bahwa saat akan diajukan usulan JC terlebih dahulu menyurat dan koordinasi dengan Penyidik Kepolisian agar lebih jelas terkait WBP apakah sudah memberi bantuan dalam proses penyidikan. Setelah pihak Penyidik Kepolisian memberikan tanggapan dan dibuktikan bahwa benar WBP memberi bantuan selama proses penyidikan bisa diusulkan pengajuan JC tersebut kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato. Oleh sebab itu perlu adanya komunikasi yang baik antar instansi penegak hukum agar proses pengajuan Litmas dapat berjalan dengan baik.


Kasubsi BKD juga melakukan koordinasi terkait Surat P52 (Pemberitahuan Pelaksanaan Pelepasan Bersyarat) klien Bapas Go yang akan menjalani Program Integrasi. Kasubsi BKD berharap Surat P52 dapat diunduh di Website Kejari Pohuwato agar mempermudah proses penerimaan klien dari Lapas kepada Bapas Go. Surat P52 sangat penting karena sebagai bukti bahwa klien Bapas Go telah melaporkan kepada pihak Kejaksaan dan mempermudah dalam proses pengawasan klien selama menjalani program integrasi oleh Jaksa dan Pembimbing Kemasyarakatan.

Share:

Selasa, 09 November 2021

Pegawai Bapas Go ikuti Upacara Hari Pahlawan

 


Gorontalo, Rabu (10/11) – Kabapas dan seluruh jajaran mengikuti Upacara Hari Pahlawan di Halaman Kantor Wilayah Kemenkumham Gorontalo. Upacara ini berlangsung khidmat dan tertib sembari tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kegiatan ini diikuti oleh para Pimpinan Tinggi Pratama, para pejabat Kanwil, Ka.UPT dan seluruh pegawai.


Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Gorontalo Hantor Situmorang sebagai inspektur upacara menyampaikan Kutipan Amanat Menteri Sosial Tri Rismaharini “Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya yang kita peringati sebagai Hari Pahlawan ini harus kita contoh, dengan satu tekad, gigih berjuang dan pantang menyerah tanpa mengenal perbedaan apapun, serta tidak pernah peduli akan keterbatasan atau halangan. Para Pahlawan kita dengan gagah berani memilih melawan bombardir dari kapal perang dan pesawat tempur serta tank dan senjata canggih lainnya walau terkadang hanya dengan bambu runcing dan keyakinan yang tinggi untuk mempertahankan kemerdekaan, yang berbalut semboyan Merdeka atau Mati”.


Selamat Hari Pahlawan.

Tanamkan nilai-nilai kepahlawanan kepada diri kita untuk mengisi kemerdekaan. Kesampingkan ego pribadi demi tercapainya tujuan bersama yaitu “Proklamasi”.

Semangat membangun Negeri, Merdeka !

Share:

Senin, 08 November 2021

Bapas Go ikuti Sosialisasi Unit Pemberantasan Pungli dan Unit Pengendalian Gratifikasi

 


Gorontalo, Selasa (9/11) – Pegawai Bapas Go mengikuti kegiatan Sosialisasi  Unit Pemberantasan Pungli (UPP) dan Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Gorontalo Tahun Anggaran 2021. 

Kakanwil Kemenkumham Gorontalo Hantor Situmorang membuka kegiatan ini menyampaikan kepada seluruh satker agar dapat mengingatkan kepada seluruh jajarannya untuk menerapkan gaya hidup sederhana agar terhindar dari tindakan pungli maupun gratifikasi dan untuk para peserta kegiatan ini agar serius mengikuti sosialisasi agar bisa menerapkan di lingkungan kantor.

Sekretaris Inspektorat Jenderal menyampaikan materi Sosialisasi diantaranya latarbelakang terjadinya Pungli seperti ketidakpastian pelayanan, faktor ekonomi, penyalahgunaan wewenang, lemahnya sistem kontrol dan pengawasan, terbatasnya SDM. Sesitjen juga memberikan materi lain diantaranya area rawan pungli di UPT PAS, strategi pencegahan pungli, berbagai pengaduan masyarakat terkait pungli tahun 2021, memahami bedanya Gratifikasi Suap dan Pemerasan.



Share:

PK Bapas Melaksanakan Pendampingan Sidang Anak di PN Gorontalo



Gorontalo, Senin (8/11) – Pembimbing Kemasyarakatan Muda Bapas Go melaksanakan pendampingan siding terhadap klien Anak di Pengadilan Negeri Gorontalo dalam kasus Perlindungan Anak. Agenda sidang kali ini adalah pembacaan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) oleh PK Bapas Go dan pembacaan dakwaan dari Jaksa.

Dalam agenda sidang hari ini dihadiri oleh Hakim, Jaksa, Pembimbing Kemasyarakatan, Penasehat Hukum, Pekerja Sosial, klien Anak dan Orang Tua. PK Bapas menyampaikan materi Litmas diantaranya latar belakang hingga terjadinya tindak pidana Perlindungan Anak.  Beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku Anak diantaranya pola asuh orang tua, pengaruh lingkungan dan pertemanan. Diakhir pembacaan Litmas, PK Bapas menyampaikan hasil rekomendasi Litmas yang menjadi bahan pertimbangan Hakim dalam membuat Putusan. Diakhir  sidang, Hakim menyampaikan agenda sidang selanjutnya adalah menghadirkan barang bukti tindak pidana.

Dari kasus ini kita belajar bahwa begitu pentingnya pola asuh dan pengaruh lingkungan dalam perkembangan Anak dimasa yang akan dating. Maka dari itu, perlu adanya komunikasi positif dan pola asuh yang baik dari kedua orang tua sehingga anak dapat terhindar dari perbuatan melanggar hukum.

Share:

Blog Archive

Definition List

Unordered List

Support